SUBULUSSALAM – Anggota DPRK Aceh Selatan dari Partai Nanggroe Aceh (PNA), Dailami, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan memfasilitasi pemulangan M. Disal (38) ke Aceh.
M. Disal saat ini dilaporkan sedang sakit parah tertahan di Malaysia tidak bisa pulang ke Aceh. Selain kondisi fisiknya semakin menurun, M. Disal juga tidak memiliki uang untuk kembali ke Desa Jambo Keupok, Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan.
Dailami anggota DPRK Dapil Kota Bahagia mengaku prihatin saat mendapat kabar salah seorang warga Kecamatan Kota Bahagia dilaporkan sedang menderita sakit parah di Malaysia, ingin pulang ke Aceh namun tidak ada biaya.
M. Disal sendiri warga Desa Jambo Keupok, bertetangga dengan Desa Beutong, tempat anggota DPRK Aceh Selatan, Dailami bersomisili. Hal ini juga, membuat Dailami merasa sangat prihatin, salah seorang warganya, M. Disal mengalami sakit parah di Negeri Jiran, Malaysia.
Dailami mengaku juga baru mendapat kabar ini akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRK Aceh Selatan, selanjutnya untuk mendorong Pemkab setempat supaya membantu memfasilitasi M. Disal pulang ke kampung asalnya di Jambo Keupok.
“Iya nanti kita berkoordinasi dulu dengan pimpinan dewan, nanti kita sampaikan kepada Pemkab supaya memfasilitasi kepulangan dia (M. Disal) ke Aceh Selatan,” ungkap Dailami.

(M. Disal. Foto istimewa)
Sebelumnya diberitakan M Disal (38) warga Desa Jambo Keupok, Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan, saat ini berada di Dengkil Kampung Haji, Malaysia dilaporkan sedang mengalami sakit parah.
Kondisi fisiknya dilaporkan semakin menurun, ia tampak mengunakan pembalut (pempes) akibat fisiknya tidak kuat jika terlalu sering ke kamar mandi. M Disal terlihat berada di salah satu ruangan, tidur beralaskan karpet plastik, dibalut satu lembar selimut.
Keluarga M Disal di Aceh Selatan ingin memulangkan anggota keluarga mereka kampung halaman, namun terkendala masalah masalah ekonomi. Kondisi keluarga M Disal di kampung berasal dari keluarga miskin, mereka tidak memiliki uang untuk membantu proses pemulangan M Disal.
"Kondisi keluarganya di kampung warga kurang mampu, mereka tidak punya biaya untuk membawa pulang M Disel ke Aceh," kata Kepala Desa Jambo Keupok, Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan, Istarab kepada portalsatu.com/, Selasa malam.
Sementara M Disal sendiri, kata Istarab sudah mulai pasrah dengan kondisi sakit yang sedang ia alami. Selain mengetahui kondisi ekonomi ke keluarga di kampung, kondisi kesehatannya juga semakin menurun.
Dalam percakapan dengan kerabatnya, M Disal mengaku sudah iklas jika pun tak bisa pulang ke kampung halaman.
“Dia sudah pasrah, cuma kita coba kasih tetap semangat, semoga cepat sembuh. Dia bicara saja dia susah kali, seperti tidak ada tenaga,” kata Istarab menceritakan kondisi kesehatan M Disal saat berbicara via WhatsApp dengan yang bersangkutan.
Kades Jambo Keupok Istarab berharap bantuan para kaum dermawan kiranya dapat membantu proses pemulangan M Disal ke Aceh Selatan. Sementara pihak keluarga cuma bisa pasrah dan berdoa semoga M Disal cepat sembuh dan bisa kembali ke kampung halaman, untuk berkumpul kembali dengan keluarga.[]






