LHOKSUKON – DPRK Aceh Utara akan menelusuri komitmen sejumlah perusahaan pembangunan Waduk Keuretoe di Kecamatan Paya Bakong, dengan masyarakat setempat. Dewan juga menyesalkan perihal tidak adanya koordinasi dari pihak perusahaan, khususnya terkait kabar adanya keributan di Gampong Blang Pante beberapa waktu lalu.

“Ya, kami mendapat kabar tentang kericuhan beberapa waktu lalu. Itu kami sesalkan, apalagi perusahaan pengerjaan waduk itu tidak berkoordinasi dengan kita,” kata Ketua Komisi D DPRK Aceh Utara, Syamsuddin YS, Sabtu, 28 Januari 2017 sore.

Terkait permasalahan itu, pihaknya akan segera menemui Muspika Paya Bakong. “Kita akan tanyakan bagaimana komitmen antara perusahaan dengan masyarakat sekitar lokasi pembangunan waduk. Jika masyarakat dizalimi, kita akan bela,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sejumlah warga Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara dikabarkan merusak kantor PT Hutama Karya yang berada di Gampong Blang Pante, kecamatan setempat, Sabtu, 21 Januari 2017 siang, sehingga menyebabkan kaca jendela pecah. Di lain pihak, pihak kepolisian menyebutkan kaca itu pecah tanpa disengaja karena tersenggol.[]