LHOKSEUMAWE – Dewan Perwakilan Rakyat Kota Lhokseumawe menetapkan lima orang keanggotaan Badan Baitul Mal Kota (BMK) periode 2025-2030 dan dua orang cadangan dalam rapat paripurna di gedung DPRK, Selasa, 25 Maret 2025.
Informasi diperoleh portalsatu.com/, sehari sebelumnya, Senin (24/3), Komisi D menggelar uji kelayakan dan kepatutan (UKK) secara offline di gedung dewan itu terhadap tujuh dari delapan calon keanggotaan BMK yang disampaikan Pj. Wali Kota kepada DPRK. Satu calon atas nama Saifullah tidak mengikuti UKK itu sehingga dinyatakan gugur.
“Satu orang gugur karena tidak ikut tes (UKK). Tes ini kita lakukan secara offline, namun bagi yang tidak hadir kita beri kesempatan ikut secara online. Jadi, karena beliau pun tidak ikut secara online kemarin, otomatis gugur,” ujar Ketua Komisi D DPRK Lhokseumawe, Nurbayan dihubungi portalsatu.com/, Selasa (25/3).
Komisi D kemudian menyampaikan hasil UKK itu kepada pimpinan DPRK, sehingga digelar rapat paripurna pada Selasa (25/3), untuk penetapan dan pengumuman lima orang calon tetap keanggotaan BMK Lhokseumawe masa jabatan 2025-2030 dan dua orang cadangan.
Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal didampingi Wakil Ketua II Zulya Zaini, dihadiri para anggota dewan. Sedangkan Wakil Ketua I Sudirman Amin tidak hadir lantaran sedang ada kegiatan di luar daerah.
Dalam rapat paripurna itu, Ketua Komisi D Nurbayan membacakan hasil UKK yakni lima orang dinyatakan lulus dan dua orang cadangan.
Lima orang dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai calon tetap keanggotaan BMK Lhokseumawe periode 2025-2030 sesuai urutan adalah Dr. Damanhur Abbas, Lailan Fajri, S.Sos., Sirajul Munir, Jumiati, dan Dr. Munawir. Sedangkan dua orang cadangan, yaitu Anna Miswar, M.Ag., dan Yuswardi, M.Kom.I.
Inovasi Baru
Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal mengatakan setelah rapat paripurna itu, pihaknya langsung menyampaikan Keputusan DPRK kepada Wali Kota agar dapat meng-SK-kan dan melantik lima orang keanggotaan BMK periode 2025-2030.
“Sudah kita surati Wali Kota tadi,” ujar Faisal dihubungi portalsatu.com/, Selasa (25/3) malam.
Faisal berharap kepada para anggota BMK Lhokseumawe setelah resmi dilantik oleh Wali Kota nantinya agar menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
“Kita juga berharap adanya inovasi baru dari Baitul Mal periode ini. Jadi, jangan stagnan di pendapatan daerah saja, tapi coba menghasilkan zakat-zakat (dan juga infak dan sedekah) dari bidang (sumber) lain, bisa menggaet masyarakat dan para pengusaha setempat untuk membayar zakat melalui Baitul Mal. Jadi, harus ada pengembangan dan terobosan baru,” tegas Faisal.[](red)






