ACEH BARAT – Anggota DPRK Aceh Barat, Nurhayati, S.Pd., meminta agar perekrutan tenaga kerja di PT Mifa Bersaudara transparan dan tidak nepotisme.

“Satu Aceh Barat (seharusnya) boleh kerja di PT Mifa. Tapi ternyata tidak ada,” ungkap Nurhayati dalam pertemuan membahas perekrutan tenaga kerja PT Mifa Bersaudara dengan Komisi B dan Komisi D DPRK di Ruang Rapat Gabungan Komisi Kantor DPRK Aceh Barat, Rabu, 4 Juli 2018, siang.

Menurut Nurhayati, perekrutan tenaga kerja di perusahaan tambang tersebut cenderung tertutup dan jarang dipublikasi. “Pengumuman perekrutan tenaga kerja jangan satu Minggu di tempel, sudah dicabut. Kapan orang mau mendaftarnya. Apalagi orang yang ada di pelosok,” kata politikus Partai Aceh itu.

Nurhayati berharap, pola perekrutan tenaga kerja tersebut berubah. Selanjutnya, PT Mifa Bersaudara juga harus mampu merangkul warga Aceh Barat sebanyak mungkin untuk bekerja di perusahaan tersebut.[]