JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin melantik Dr. H. Hafifuddin, M.Ag., sebagai Rektor IAIN Malikussaleh Lhokseumawe di Aula Kementerian Agama di Jakarta Pusat, Rabu, 1 Februari 2017.
Menag juga melantik empat rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) lainnya yang telah alih status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), yaitu Prof. Dr. Hj. Ernizar, M.Ag., sebagai Rektor IAIN Metro Lampung, H. Ade Dedi Rohayana Rektor IAIN Pekalongan , Dr. Y. Sonafist, M.Ag., Rektor IAIN Kerinci Jambi, dan Dr. Hj. S. Maryam Yusuf, M.Ag., Rektor IAIN Ponorogo Jawa Timur.
Menag dalam sambutannya mengingatkan rektor dan jajarannya harus dapat meningkatkan kepedulian sivitas akademika dalam membentuk gerakan dakwah bagi masyarakat.
Rektor dan jajarannya berperan penting mengawal perguruan tinggi, peningkatan sarana prasarana dan mutu perguruan tinggi, serta menjadi jangkar moral dan etika di tengah masyarakat, terang Menag.
Menurut Menag Lukman, alih status dari STAIN menjadi IAIN sebagai titik awal pembangunan IAIN, baik fisik maunpun nonfiksik yang jauh lebih berat dan kompleks. Untuk itu, alih status harus diikuti pengembangan kemampuan. Sivitas akademika IAIN dituntut dapat membina kemitraan dan budaya akademik yang lebih baik.
Pelantikan tersebut juga turut dihadiri Sekjen Kemenag Nur Syam, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, staf khusus Menag serta unsur perwakilan dari lima kampus yang telah alih status tersebut.[](rel)
Laporan Munir

