BANDA ACEH – Wakil Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat Unmuha Aceh, Dr. Nasrul Zaman, S.T., M.Kes, mengatakan, insiden meninggalnya almarhumah Suryani dan bayinya akibat buruknya pelayanan medis merupakan potret suram sistem pelayanan kesehatan di Aceh.
“Ini menunjukan sistem pelayanan kesehatan buruk dan tidak maksimal. Tidak ada koneksitas antara puskesmas dengan rumah sakit,” kata Dr. Nasrul Zaman kepada portalsatu.com di Banda Aceh, Jumat, 1 April 2016.
Menurut Nasrul Zaman, seharusnya jika ada rujukan pasie ke rumah sakit, pihak rumah sakit sudah mengetahui status pasien yang dirujuk. Tapi faktanya di Aceh kata dia, pasien yang dirujuk kerap kali kesulitan mengurusi administrasi di rumah sakit yang dirujuk.
“Ini menandakan pelayanan kesehatan di Aceh sangat buruk, seharusnya ada sinergi antar puksemas dengan rumah sakit, atau antara rumah sakit daerah dengan rumah sakit provinsi,” katanya.
Akibat tidak terjadi koneksitas itulah, makanya dalam kasus Rumah Sakit Ibu dan Anak terjadi saling tuding dan menyalahkan yang seharusnya tidak perlu.
“Makanya dengan anggaran kesehatan yang besar, harus fokus pada sistem, supaya pelayanan kesehatan di Aceh meningkat dan tidak mengulangi kesalahan RSIA,” katanya.[](ihn)

