BANDUNG – Dua Mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) meraih juara National Welding Competition (NWC) 2021. Event itu dilaksanakan di Politeknik Manufaktur Bandung, 23 Juli sampai 9 September 2021.

Prestasi tingkat nasional di tengah pandemi ini diraih dua mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Program Studi Sarjana Terapan/DIV Teknologi Rekayasa Manufaktur, Taufiqur Reza dan T. Rachmad Saputra
masing-masing juara II Las Pipe SMAW 2G dan juara III Las GTAW 2G.

Tim NWC PNL 2021 dibimbing pakar-pakar pengelasan di Jurusan Teknik Mesin yang telah mendapatkan Sertifikat Welding Internasional atau International Welding Specialist. Di antaranya, Ir. Syukran, S.T., M.T. IWS., Azwinur, S.T., M.T. IWS., Ir. Azwar, S.T., M.Sc. IWS., Marzuki, S.T., M.Eng. IWS., dan Rudi Mardian, S.T., IWS.

Ketua Jurusan Teknik Mesin PNL, Hamdani, S.ST., M.T., mengatakan NWC 2021 merupakan kegiatan berupa kompetisi pengelasan yang diikuti mahasiswa Politeknik/Pendidikan Tinggi Vokasi Negeri dan Swasta dari seluruh Indonesia. Tim NWC PNL 2021 yang berangkat ke Politeknik Negeri Manufaktur Bandung didampingi Dosen Jurusan Teknik Mesin Marzuki, S.T., M.Eng., dan Dr. Irwin Syahri Cebro, S.T, M.Si.

Event NWC 2021 kali ini babak penyisihannya dilaksanakan secara daring mulai 24 sampai 26 Agustus 2021. Sedangkan babak final dilaksanakan secara luring pada 9 September di Politeknik Manufaktur Bandung,” ujar Hamdani.

Hamdani menyebut ini prestasi membanggakan bagi PNL, khususnya Jurusan Teknik Mesin. “Dengan dukungan Manajemen dan Pimpinan PNL serta Keluarga Besar Jurusan Teknik Mesin, Alhamdulillah, bisa meraih prestasi di event nasional,” ucapnya.

Direktur PNL, Rizal Syahyadi, didampingi Koordinator Humas dan Kerja Sama, Ir. Muhammad Hatta, S.ST., M.T., mengatakan dari awal persiapan keikutsertaan event ini, ia telah meminta Ketua Jurusan Teknik Mesin dan instruktur untuk benar-benar mempersiapkan peserta supaya bisa mendapatkan hasil maksimal.

“Saya selalu memberikan motivasi supaya delegasi dapat berkompetisi dengan semangat juang yang tinggi dengan penuh rasa percaya diri. Alhamdulillah, bisa mendapatkan juara II dan III, ini prestasi yang sangat membanggakan, apalagi peserta yang mengikuti dari seluruh Indonesia,” papar pria biasa disapa Didi ini.

Didi menambahkan baru-baru ini Jurusan Teknik Mesin PNL telah mendapatkan izin dari Kemendikbudristek untuk membuka Program Sarjana Terapan/D4 Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi. “Program Studi ini satu-satunya di Pulau Sumatera. Semoga dengan lahirnya Prodi ini akan lebih banyak lagi prestasi di level nasional yang akan diraih,” ucapnya.[](ril)