JAKARTA Dua relawan Turun Tangan Lhokseumawe mendapat kesempatan mengikuti pelatihan penggerak Turun Tangan Regional di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) DKI Jakarta pada 28 Juli 2016.
Mereka adalah Heru Tesar Ichsan (koordinator) dan Khairul Imam (Bidang Sumber Daya Manusia). Selain dari Lhokseumawe, acara ini diikuti perwakilan penggerak Turun Tangan dari seluruh wilayah Indonesia.
Heru Tesar Ichsan, kepada portalsatu.com mengatakan, dalam pelatihan ini para peserta mendapatkan sejumlah pembekalan seperti project management, problem solving, kelas menulis, media relation, community management, administrasi Turun Tangan hingga indikator keberhasilan dalam mendesain sebuah proyek yang diikuti 12 Turun Tangan Regional di Indonesia.
Pelatihan Penggerak Turun Tangan adalah kegiatan perdana yang laksanakan oleh Yayasan Turun Tangan. Dalam pelatihan ini, masing-masing perwakilan Turun Tangan Regional dihadirkan dalam satu forum untuk saling berbagi cerita mengenai kegiatan yang dilakukan masing-masing daerah di seluruh Indonesia, kata Heru melalui siaran pers, Minggu, 31 Juli 2016.
Untuk wilayah Sumatera katanya dihadiri oleh Turun Tangan Aceh, Turun Tangan Lhokseumawe, Turun Tangan Medan, Turun Tangan Pekanbaru, Turun Tangan Palembang.
Menjadi kebanggan bagi Aceh dikarenakan pada tahun 2015 telah memiliki 2 regional Turun Tangan. Turun Tangan Lhokseumawe terbentuk satu tahun yang lalu dengan inisiatornya saya sendiri yang berasal dari Lhokseumawe, katanya.
Project Manager Penggerak Turun Tangan, Angga Putra menambahkan, pelatihan Penggerak ini dilaksanakan dengan tujuan mengumpulkan teman-teman penggerak dari seluruh Indonesia untuk disamakan persepsi dan saling berbagi mengenai kegiatan-kegiatan Turun Tangan Regional.
Kami harapkan setelah kegiatan ini, teman-teman Turun Tangan Lhokseumawe bisa bergerak lebih baik ke depannya dan terus menebar inspirasi kepada masyarakat kota Lhokseumawe untuk ikut Turun Tangan menebar kebaikan bagi orang banyak, ujarnya.[](ihn)

