SEMARANG – Dua jurnalis senior, Farid Gaban (61) dan Dandhy Dwi Laksono (47), bersama dua anak muda, berkolaborasi untuk menjelajahi sudut-sudut Nusantara dalam Ekspedisi Indonesia Baru. Ekspedisi menggunakan sepeda motor ini rencananya akan berjalan satu tahun.
Farid Gaban pernah keliling Indonesia dengan Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa (2009), dan Dandhy Laksono melalui Ekspedisi Indonesia Biru (2015). Keduanya telah merekam potret Indonesia yang banyak tak diketahui dan diabaikan. Ekspedisi mereka pun telah menghasilkan banyak karya jurnalistik berupa buku, film, seminar, dan konten-konten yang membuka mata banyak orang.
Kini, Farid Gaban dan Dandhy Laksono melakukan Ekspedisi Indonesia Baru bertujuan untuk mengidentifikasi, merekam masalah, memantik aspirasi dan imajinasi masyarakat tentang Indonesia masa depan yang lebih baik.
“Ekspedisi ini akan merekam potensi keanekaragaman alam dan budaya Indonesia, serta merangkai simpul-simpul komunitas untuk perubahan,” kata Dandhy Laksono dalam keterangannya, Kamis (30/6), malam.
Dalam Ekspedisi Indonesia Baru (EIB), Farid Gaban dan Dandhy Laksono ditemani dua anak muda, Benaya Ryamizard Harobu (22) dari Sumba, dan Yusuf Priambodo (30) asal Tuban.
Keduanya terpilih hasil audisi. Proses audisi tahap 1 berlangsung pada 29-14 Februari. Dilanjutkan tahap 2 pada 23-27 April 2022. Setelah melalui seleksi ketat, 29 April 2022, diperoleh 10 peserta yang lolos seleksi administrasi.
Dari 10 peserta yang lolos dilanjutkan dengan seleksi wawancara online pada 30 April. Dari 10 peserta diperas menjadi 4 orang untuk seleksi selanjutnya, bootcamp 3 hari, 5-9 Juni 2022 di Dieng. Setelah screening ketat dan panjang terpilih Benaya Ryamizard Harobu dan Yusuf Priambodo.
Setelah persiapan matang, untuk mengawali ekspedisi, tim mengadakan acara ‘Pelepasan Ekspedisi Indonesia Baru’ pada empat petualang Dandhy Laksono, Farid Gaban, Benaya Ryamizard Harobu, dan Yusuf Priambodo, di Tol Kahyangan, Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat, 1 Juli 2022, pagi.
Acara diisi dengan penerbangan 4 ekor merpati putih sebagai lambang dilepasnya 4 petualang yang akan merekam Indonesia selama satu tahun ke depan.[](ril)




