SUBULUSSALAM – Empat kampung di Kecamatan Runding, Kota Subulussalam, belum mendapat pasokan arus listrik PLN. Kondisi ini menyebabkan permukiman penduduk gelap gulita.

Camat Runding Irwan Faisal kepada portalsatu.com, Sabtu, 23 Juli 2016 mengatakan, ada empat gampong di wilayahnya belum dialiri jaringan listrik seperti Kampung Lae Mate, Mendilam, Tualang dan Tanah Tumbuh.

“Kami sudah surati PLN Cabang Subulussalam, namun belum ada tindak lanjut,” kata Irwan.

Ia mengatakan, warga empat gampong itu merupakan korban konflik beberapa waktu silam, sehingga harus direlokasi ke ibukota kecamatan yang berada di Kampung Pasar Runding.

“Mereka sebagian ada yang sudah kembali ke desa semula seperti Kampung Kuala Kepeng, satu dusun telah kembali ke sana, selebihnya masih bertahan di tempat penampungan sementara,” katanya.

Padahal, kata Irwan, perumahan sudah dibangun di Kampung Mendilam 40 unit dan Tualang 129 unit. Hanya saja masyarakat belum mau pindah ke sana lantaran tidak ada jaringan listrik.

“Rencana selesai lebaran kemarin mereka pindah ke kampung di sana, namun karena tidak ada listrik, mereka belum pindah,” ujar Irwan.

Sedangkan untuk perumahan di Lae Mate dan Tanah Tumbuh akan dibangun tahun 2016 ini menggunakan dana APBA dan APBK. “Masyarakat berharap pihak PLN bisa mengaliri jaringan listrik ke gampong mereka,” ungkap Irwan.

Laporan Sudirman Bakongan