BANDA ACEH – Empat perawat bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dinyatakan sembuh atau telah negatif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Direktur RSUDZA Banda Aceh, dr. Azharuddin, membenarkan informasi adanya perawat yang sembuh dan keempatnya juga sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Keempat perawat itu berinisial DEM (29), Mus (32), HY (36), dan Hel (40). 

“Hari ini ada empat perawat RICU RSUDZA sembuh, dan mereka sudah boleh pulang,” kata Azharuddin saat dikonfirmasi, Rabu, 1 Juli 2020.

Empat perawat itu merupakan paramedis yang pertama diketahui terpapar virus corona dari klaster Pagar Air, Aceh Besar. Meski telah dinyatakan sembuh atau telah negatif Covid-19, mereka tetap diwajibkan karantina mandiri selama 14 hari di rumah. 

Sementara itu, seorang pejabat di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan WH Aceh berinisial RI, juga telah dinyatakan sembuh dari virus corona. Kesimpulan itu berdasarkan hasil pemeriksaan swab (sampel lendir) dari Balai Litbang Kemenkes, Aceh Besar, Senin, 29 Juni 2020. 

Koordinator Pelayanan Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSUDZA, dr. Novina Rahmawati, membenarkan RI sudah sembuh setelah hasil dua swab negatif virus corona. Namun, RI baru dibolehkan pulang pada Selasa, 30 Juni 2020 untuk menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

“RI itu sudah negatif dua kali, sudah sembuh tanggal 29, dia dianggap sembuh karena sudah dua kali negatif,” kata Novina Rahmawati saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 1 Juli 2020.

Dengan sembuhnya empat perawat RSUDZA dan RI, maka pasien sembuh atau telah dinyatakan negatif Covid-19 di Aceh sebanyak 30 orang.[](*)