Gaza Utara – Emergency Medical Team (EMT) ke-8 MER-C Indonesia, yang dipimpin oleh dr. Tonggo Meaty Fransisca, resmi melanjutkan tugas kemanusiaan di Jalur Gaza yang sebelumnya dijalankan oleh EMT ke-7.

Tim sebelumnya dipimpin Dr. dr. Hadiki Habib, Sp.PD., Sp.EM., dan telah menyelesaikan misinya di Jalur Gaza pada 11 Maret 2025.

Saat ini, EMT ke-8 MER-C Indonesia fokus memberikan pelayanan medis serta mengawasi program rekonstruksi Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Beit Lahia, Gaza Utara.

“Tim EMT MER-C ke-8 akan berfokus pada pengawasan rekonstruksi serta pelayanan medis bagi korban luka, yang terus bertambah akibat tembakan dan ledakan yang masih sering terjadi di Jalur Gaza,” ujar dr. Meaty, dalam keterangannya, Kamis, 13 Maret 2025.

Ia menambahkan bahwa meskipun menghadapi berbagai tantangan, timnya berkomitmen untuk memastikan kelangsungan pelayanan medis bagi masyarakat yang membutuhkan di Gaza Utara.

Serangan udara dan bom yang dilakukan oleh pasukan Israel telah menyebabkan banyak korban luka serta kerusakan parah pada sejumlah fasilitas vital, termasuk Rumah Sakit Indonesia.[](ril)