ANKARA – Turki mengirim 10.000 ton bantuan untuk membantu Muslim Rohingya yang telah melarikan diri dari kekerasan di Myanmar.
“Saya berbicara dengan (pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi) kemarin, mereka membuka pintu setelah panggilan kami,” kata Presiden Tayyip Erdogan pada sebuah pertemuan Partai AK yang berkuasa di Ankara, Rabu, 6 September 2017.
Dia mengatakan, agen bantuan Turki TIKA telah mengirimkan 1.000 ton bantuan ke kamp-kamp pengungsi. “Tahap kedua menyusul, sampai 10.000 ton, bantuan akan didistribusikan,” kata Erdogan.
Sekitar 150.000 orang Rohingya telah meninggalkan Myanmar barat laut ke Bangladesh sejak kekerasan meletus pada 25 Agustus, ketika gerilyawan Rohingya menyerang puluhan pos polisi dan sebuah pangkalan militer. Bentrokan berikutnya dan serangan balik militer telah menewaskan sedikitnya 400 orang.
(Dilaporkan oleh Daren Butler dan Tuvan Gumrukcu; Penulisan oleh Dominic Evans; Editing oleh David Dolan).[]Sumber:Reuters/channelnewsasia.com


