ISTANBUL – Jenazah almarhum pakar sejarah Ottoman, Prof Dr Halil Inalcik, dikuburkan di kandang (kompleks makam) Fatih Sultan Mehmed Camii.

Izin pemakaman di tempat yang tertutup untuk umum itu ditandatangani oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai penghormatan kepada alharhum yang telah mendedikasikan hidupnya terhadap sejarah Turki Usmani.

Turut hadir di pemakaman itu mantan perdana menteri Turki dan ahli hubungan antarabangsa Prof. Dr. Ahmet Davutoglu, Wali Kota Istanbul Kadir Topbas, dan ahli sejarah Prof Dr. Ilber Ortayli.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, guru besar Prof Dr Halil Inalcik tutup usia dengan umur 100 tahun lebih di sebuah rumah sakit di ibu kota Turki, Ankara, Senin, 25 Juli 2016.

Sosiolog Turki, Dr Mehmet Ozay, yang diwawancarai secara eloktronik dari Banda Aceh, mengatakan, Prof Halil secara rasmi terkenal di seluruh dunia. Dia merupakan generasi terakhir dari Kesultanan Ottoman, karena Halil dilahirkan di masa Kesultanan Ottoman masih ada sebelum didirikannya Republik Turki.

“Beliau puluhan tahun di universitas di Amerika Serikat. Sesudah pensiun dia balik ke Turki dan mengajar secara Emiretus Professor di Bilkent untuk mahasiswa S3,” kata Mehmet Ozay di Jakarta.

Baca Prof Halil Inalcik, Pakar Sejarah Ottoman Meninggal di Usia Seabad.[]