TAKENGON – Harga ikan di Takengon meroket. Eungkot reughak (ikan dencis) mencapai Rp32.000 perkilo dari sebelumnya hanya Rp20.000. Harga bandeng dan gembong juga meningkat Rp5.000 perkilo dari sebelumnya.

Penjual ikan di Pasar Bawah Takengon Kota, Aceh Tengah, Jafar, kepada portalsatu.com, Jumat, 1 Januari 2015, mengatakan, kondisi itu disebabkan pasokan ikan terbatas karena nelayan tak melaut. “Ini sudah berlangsung sepekan terakhir,” katanya.

Jafar menyebut ikan untuk wilayah Takengon dipasok dari berbagai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) seperti Lhokseumawe, Idi (Aceh Timur), Peudada (Bireuen), bahkan dari Banda Aceh.

“Padahal dari beberapa wilayah kita ambil, tapi tidak cukup juga, karena ikannya minim. Kabar dari toke (tauke) karena nelayan tidak melaut, liburan, dan cuaca pun tidak mendukung, angin kencang,” kata Jafar.

Jafar memprediksi harga ikan kembali normal pada Senin nanti jika nelayan sudah melaut. “Besok atau lusa nelayan kembali melaut, berarti sekitar lima hari ke depan stok ikan sudah tersedia,” katanya.[] (idg)