ACEH UTARA – Denyut nadi perekonomian di Pasar Rakyat Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara pada pagi hari terasa cukup tinggi.

Pantauan saya pada Sabtu, 15 Maret 2025, sekitar pukul 07.30 WIB, banyak masyarakat yang berbelanja di Pasar Rakyat Keude Geudong itu.

Letak pasar ini dekat dengan Jalan Medan-Banda Aceh, sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat. “Masyarakat yang berbelanja di pasar ini bukan hanya dari Kecamatan Samudera, ada juga dari Kecamatan Meurah Mulia, Syamtalira Bayu, Tanah Pasir (Kabupaten Aceh Utara), dan Punteut (Kota Lhokseumawe),” kata Azhari, salah satu pedagang ikan di Pasar Rakyat Keude Geudong.

Banyak jenis ikan segar dijual di pasar itu. Di antaranya, ikan tongkol, bandeng, dan kakap. “Saya butuh bermacam-macam ikan untuk jual kembali setelah saya masak,” ujar Juairiyah, warga Punteut, yang membeli ikan di pasar tersebut.

[Foto: Lisnawati]

Selain ikan, di pasar itu juga dijual sayur-sayuran, ayam potong, dan berbagai bahan pokok lainnya untuk kebutuhan sehari-hari.

Sayuran yang dijual di pasar itu sebagian hasil produksi masyarakat setempat, bukan hanya sayur-mayur yang dipasok dari Berastagi, Sumatera Utara, dan daerah lainnya.

“Kita yang berjualan di sini pasti tidak sanggup sendiri mengelolanya, karena banyak pengunjung yang berdatangan dari pagi sampai sore. Apalagi bulan Ramadan ini banyak keperluan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Rusli, penjual sayur dari Kecamatan Samudera.

Ainul, warga Kecamatan Meurah Mulia, membeli sayuran di Pasar Rakyat Keude Geudong tidak hanya untuk konsumsi keluarganya. “Tapi juga saya menjual kembali di warung saya kepada masyarakat,” ucapnya.

[Foto: Lisnawati][]

Laporan: Lisnawati, peserta Kelas Basri Daham Journalism Institute (BJI) Lhokseumawe