SUBULUSSALAM – Setelah berhasil membawa perolehan empat kursi DPRK Subulussalam pada Pemilu 2024 lalu, kini Fajri Munthe kembali maju pada Musda V Golkar periode 2025 – 2030 yang digelar pada 20 Oktober 2026.
Meski meraih empat kursi pada Pileg lalu, Fajri mengaku belum puas karena di dapil II yang sebelum selalu mendapat kursi justru kandas pada Pemilu 2024 lalu.
“Iya pada periode yang kemarin satu Dapil itu kita kecolongan. Insyaallah untuk periode selanjutnya Dapil itu akan kita raih kembali yang notabene-nya itu memang basis partai,” kata Fajri Munhte usai penyerahan berkas pendaftaran di Sekretariat Golkar Subulussalam, Minggu, 18 Oktober 2026.
Adapun dapil yang dimaksud Fajri kecolongan tidak mendapat kursi yaitu Dapil II Penanggalan non kursi pada Pemilu 2024. Padahal pada periode – periode sebelumnya dapil tersebut Golkar selalu memperoleh kursi.
Fajri Munthe yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRK Subulussalam periode 2019 – 2024 ini menyampaikan alasannya kembali maju sebagai pucuk pimpinan Golkar di Bumi Sada Kata, karena rekam jejak politiknya tidak lepas dari partai tersebut sejak Kota Subulussalam mekar dari Aceh Singkil.
“Jadi gini, pertama sekali kami ini dibentuk oleh Partai Golkar sendiri yang notabene-nya mulai dari awal pemekaran sampai sekarang kami selalu ada di tubuh Golkar,” kata Fajri didampingi sejumlah simpatisannya.
Dalam kesempatan itu, Fajri juga memaparkan terkait skema kepengurusan partai pada periode yang akan datang ini, dengan menyiapkan kaderisasi partai yang berimbang antara pengurus senior dan tokoh muda mulai tingkat kota hingga akar rumput.
“Untur kader – kader yang sudah senior insyaallah akan kami tarik ke DPD II, untuk di tingkat kecamatan itu kita angkat kader-kader baru sehingga regenerasi kepengurusan Golkar ke depan ini selalu terjaga dengan baik,” katanya.[]




