SUBULUSSALAM – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) berperan penting dalam mendukung ketahanan nasional dengan meningkatkan peran anggota FKDM untuk menjaring informasi akurat dan valid dalam upaya cegah dini.
Demikian antara lain pemaparan Kepala Kesbangpol Aceh, Drs. Mahdi Efendi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kabid Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional Kesbangpol Aceh, Drs. Halim Perdana Kusuma, dalam acara rapat kerja FKDM di aula Pendopo Wali Kota Subulussalam, Selasa, 22 Agustus 2017.
Sementara anggota FKDM Aceh, Wiratmadinata, sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut mengatakan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan nasional sebagaimana telah diatur dalam Permendagri Nomor 12 Tahun 2006 tentang kewaspadaan dini masyarakat.
Ia mengatakan, FKDM berfungsi menjaring, menampung, mengkoordinasikan data dan informasi dari masyarakat terkait potensi ancaman bencana dengan kategori berbagai ancaman.
“Selanjutnya, memberikan rekomendasi kepada pemerintah, mengenai kebijakan dini masyarakat,” paparnya.
Selanjutnya, kata Wiratmadinata, pemerintah daerah dalam hal ini Gubernur Aceh melaporkan informasi tersebut ke Menkopolhukam, Mendagri, Menham, Kapolri, dan BIN sebagai upaya cegah dini untuk mengantisipasi munculnya potensi konflik.
“Karena itu penting sekali peran masyarakat dalam memberikan informasi. Jika informasi salah, bisa mengganggu kondisi keamanan nasional,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Kesbangpol Kota Subulussalam, Khairunnas, juga menyampaikan peran Kesbangpol dalam melakukan upaya cegah dini untuk mengantisipasi konflik di wilayah Subulussalam.
Kegiatan yang dipandu anggota FKDM Aceh, Muhammad Saman juga menghadirkan pemateri dari Kapolres Aceh Singkil diwakili Kasat Intel, Zulkarnain dan Ketua FKDM Subulussalam, Hasbi B.M.[] (*sar)



