26.3 C
Banda Aceh
Sabtu, September 24, 2022

Ini Kata Ketum IJTI Soal Pentingnya Pemberitaan Membawa Aceh Lebih Kondusif

LHOKSEUMAWE – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (Ketum IJTI), Herik Kurniawan, mengajak para jurnalis di Aceh untuk terus menghasilkan karya jurnalistik berkualitas menyangkut kepentingan publik, termasuk dalam merawat perdamaian di Tanah Rencong.

“Fokus kita adalah jurnalisme positif,” kata Herik Kurniawan saat membuka Seminar dan Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) Tahun 2022 yang digelar IJTI Korda Lhokseumawe Raya, di Hotel Rajawali, Lhokseumawe, Sabtu, 6 Agustus.

Seminar bertajuk “Mengapa Kita (Masih) Memerlukan Jurnalisme”, itu menampilkan Kabid Organisasi IJTI, M. Jazuli, sebagai pemateri. Seusai seminar tersebut dilanjutkan dengan Muskorda IJTI Lhokseumawe Raya.

Menurut Herik Kurniawan, jika merujuk konsep jurnalisme damai, prinsip perdamaian juga menjadi salah satu peran penting bagi para jurnalis di Aceh untuk merawat kondisi tersebut.

“Tentunya dengan cara menciptakan isu pemberitaan yang soft dan bisa mengendalikan atau meluruskan suatu informasi untuk membawa Aceh tampak lebih kondusif dari segi apapun,” ujar Herik menjawab portalsatu.com setelah ia membuka Muskorda IJTI Lhokseumawe Raya itu.

Herik Kurniawan menyebut IJTI Lhokseumawe Raya merupakan Korda pertama yang terbentuk di wilayah Pengurus Daerah (Pengda) IJTI Aceh selama periode 2019-2022. Dia berharap setelah pemilihan ketua dan sekretaris hasil Muskorda itu segera dapat dibentuk kepengurusan yang berada di bawah IJTI Korda Lhokseumawe Raya, meliputi 13 kabupaten/kota di Aceh mulai dari Bireuen hingga Aceh Tamiang, dan juga beberapa daerah di wilayah tengah.

“Semoga nanti di sini bisa membina para jurnalis televisi yang ada di daerah secara baik dan mendorong kepada hal-hal yang positif. Paling penting, bisa mengembangkan kompetensi dari teman-teman jurnalis,” tutur Herik saat diwawancarai para jurnalis.

Herik mengatakan beberapa hal yang perlu dikembangkan yaitu pengetahuan, keterampilan, serta etik. Untuk itu, dia berharap program pertama yang perlu dilakukan pengurus IJTI Korda Lhokseumawe Raya hasil Muskorda itu adalah pelatihan peningkatan kapasitas jurnalis agar mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas.

“Artinya, bisa menyampaikan informasi sesuai fakta serta harus mengedepankan Kode Etik Jurnalistik,” ucap Herik.

Menurut Herik, selain peningkatan kapasitas jurnalis, juga penting bagi IJTI Korda Lhokseumawe Raya memperkuat advokasi. “Karena jangan sampai jurnalis kita terhambat dengan hal-hal yang tidak penting. Misalnya, ada pihak tertentu yang tidak memahami bagaimana aturan kerja jurnalis yang menghambat di lapangan, sehingga mengalami persoalan bagi jurnalis tersebut. Maka penguatan bidang advokasi pun perlu dilakukan,” ujarnya.

Situasi sosial masyarakat

Sementara itu, Anggota DPR RI asal Aceh, M. Nasir Djamil, yang hadir pada acara tersebut menyampaikan pandangannya bahwa para jurnalis televisi harus bisa menghadapi tantangan eksternal dan internal. Tantangan eksternal adalah arus globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi. “Tantangan globalisasi juga akan memengaruhi hubungan sosial di tengah masyarakat. Maka perlu disadari bahwa media massa di Indonesia ini berbeda dengan media yang ada di negara Barat,” tuturnya.

“Media kita di sini bebas, tapi tetap bertanggung jawab untuk mengharmonikan masyarakat. Juga punya tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadi, kita tidak liberal seperti media-media yang ada di Barat. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi jurnalis televisi, bagaimana mengemas berita atau informasi dengan memerhatikan situasi sosial di tengah masyarakat,” kata Anggota Komisi III DPR itu.

Dia meyakini tantangan media televisi ke depan akan semakin berat. “Maka dibutuhkan profesionalisme, kompetensi, dan juga bagaimana bisa menyiasati keadaan yang ada. Jadi, intinya publik itu membutuhkan berita apa adanya, bukan berita ada apanya,” ucap Nasir Djamil.

Pembukaan Seminar dan Muskorda IJTI Lhokseumawe Raya turut dihadiri Asisten III Sekda Lhokseumawe Said Alam Zulfikar, Rektor Unimal Prof. Herman Fithra, Ketua IJTI Pengda Aceh Munir Noer, perwakilan humas PT Perta Arun Gas (PAG), PT Pema Global Energi (PGE), Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan tamu undangan lainnya.[]

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Rekanan Sebut Rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase Baru 35 Persen

ACEH UTARA - Progres proyek rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase di Gampong Pulo Blang,...

Putra Aceh Pimpin Immapsi, Pelantikan di Universitas Negeri Malang

MALANG - Putra Aceh, Athailah Askandari, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Manajemen Pendidikan/Administrasi...

Pegiat Sejarah Minta Situs Makam Ulama Kesultanan Aceh Darussalam di Lamdingin Tetap Dilindungi Pada Posisinya

BANDA ACEH - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh mengadakan acara rapat yang...

Ratusan Pendaftar Calon Panwascam di Aceh Utara

ACEH UTARA - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Utara menyebutkan pendaftar calon pengawas pemilu...

Pemerintah Aceh Fasilitasi Pemulangan Dua Pemuda

JAKARTA - Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) membantu memfasilitasi pemulangan dua pemuda Aceh dari...

39 Warga Lhokseumawe Terjangkit DBD, Begini Antisipasinya

LHOKSEUMAWE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe mencatat sebanyak 39 warga di daerah ini...

HMI dan Dinkes Buka Pelayanan Kesehatan Gratis di Pedalaman Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara melaksanakan kegiatan pengabdian yang...

Kadis DLH: Sampah di Lhokseumawe 108 Ribu Kg Per Hari, Butuh Depo untuk Pengolahan

LHOKSEUMAWE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe mencatat produksi sampah di daerah ini...

AHM Luncurkan Supersport New CBR250RR Berkarakter Big Bike

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New CBR250RR dengan mengadopsi karakter motor...

TA Khalid dan Pj Bupati Aceh Utara Temui Dirjen PKTL KLHK Wujudkan Program TORA

JAKARTA - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, bersama Anggota Komisi IV DPR RI, H....

Program Studi Desain Komunikasi Visual ISBI Aceh Kunjungi Dix’s Studio

Program Studi Desain Komunikasi Visual Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh kembali menggelar kuliah...

Lagi, 13 Nelayan Aceh Timur dari Thailand Tiba di Jakarta

JAKARTA - Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) kembali menyambut kedatangan 13...

106 Pasutri di Kota Subulussalam Ikuti Sidang Isbat Nikah

SUBULUSSALAM - Sebanyak 106 pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Subulussalam mengikuti sidang isbat...

Aspirasi Anggota DPRK, Lima Kelompok Desa Akul Bakal Terima Bantuan Kambing dan Domba

BLANGKEJEREN - Lima kelompok di Desa Akul, Kecamatan Blangjeranggo, Kabupaten Gayo Lues akan menerima...

DPRK Gayo Lues Belum Lapor Surat Palsu Usulan Pj Bupati, Ini Alasanya

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues tidak kunjung melaporkan surat...

Pj Ketua Dekranasda Aceh Berharap Kerajinan Terus Dikembangkan

JAKARTA - Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Ayu Candra Febiola Nazuar...

Trusted Media Summit Sesi Indonesia Bahas Tren Disinformasi Politik hingga Masa Depan Jurnalisme

DENPASAR – Google News Initiative dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar Trusted Media Summit...

Ustaz Yusran Hadi: ‘Bersyukur Merupakan Ciri Orang Bertakwa’

BANDA ACEH - Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Provinsi Aceh Ustaz...

Ziarah ke Makam Syiah Kuala, Pj Wali Kota Santuni Puluhan Anak Yatim

BANDA ACEH - Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq melakukan ziarah ke Makam...

DLH Aceh Utara Uji Baku Mutu Udara di PT Abad Jaya Abadi Sentosa

ACEH UTARA - Direktur Utama PT Abad Jaya Abadi Sentosa, H. Abdul Aziz, S.E.,...