BANDA ACEH – Beredarnya kalender 2017 yang berisi foto Teuku Irwan Djohan bersama Illiza Sa'aduddin Djamal telah membuat beberapa pihak bereaksi. Disebutkan, Irwan Djohan telah mengeluarkan penyataan di akun miliknya di jejaring sosial facebook.com.

“Terkait dengan beredarnya kalender 2017 yang berisi foto saya bersama Bu Illiza di luar sepengetahuan Irwan. Saya baru mengetahui tentang keberadaan kalender tersebut setelah beredar di media sosial. Mengenai hal ini, saya sudah mengirimkan press release berisi klarifikasi kepada 3 (tiga) media melalui pesan singkat (SMS), namun tidak ada satu pun media yang memuat klarifikasi saya tersebut. Hal ini sangat aneh menurut saya. Kenapa klarifikasi tersebut tidak dimuat? Karena itulah, maka saya membuat klarifikasi melalui akun Facebook pribadi saya ini,” tulis Irwan, sebagaimana dikatakan Mustafa Husen, salah seorang yang menentang pencalonan perempuan dan juga pendukung Aminullah-Zainal.

“Saya sudah menghubungi Tim Sukses (Timses) Illiza-Farid secara langsung, dan mereka mengaku tidak mengetahui tentang kalender itu. Begitu juga Bu Illiza Sa'aduddin Djamal mengatakan bahwa beliau tidak mengetahui apa-apa tentang kalender itu,” kata Mustafa, mengutip Irwan. 

Irwan, dalam pernyatannya tersebut, kata Mustafa, menduga hal itu adalah upaya pihak tertentu untuk mengadu domba dirinya dengan Calon Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal dan juga Calon Wali Kota Aminullah Usman. Selain itu, kata Irwan, hal itu tujuannya juga untuk mendiskreditkan dirinya di dalam kepengurusan Partai NasDem Banda Aceh. 

“Meskipun saya baru masuk ke dunia politik, namun saya mampu membaca dinamika politik yang sedang berkembang. Bukan hal yang aneh jika ada orang-orang yang bermaksud mendongkel saya dari Partai NasDem. Hal ini mungkin terkait dengan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 yang tidak lama lagi,” tulisnya.

Karena ini politik, maka menurut Mustafa, Irwan menyikapi dengan hati-hati.

“Saya akan menyelidiki dan menyikapi dengan kepala dingin, karena saya tidak ingin merugikan siapapun yang tidak terkait dalam hal ini. Kemudian, saya mengharapkan kepada pihak mana pun yang berada dibalik peredaran kalender ini untuk segera menghentikannya.

Dalam akunnya tersebut, kata Mustafa, Irwan mengatakan, terkait dukungan dalam Pilkada 2017 dianggap sudah clear. Seluruh pengurus NasDem dari level DPW (provinsi) hingga level DPRT (ranting/gampong) di seluruh Aceh tetap komit mendukung Calon Kepala Daerah yang didukung oleh NasDem, baik itu Calon Gubernur, Calon Walikota dan Calon Bupati. Karena sampai detik ini belum ada perintah resmi dari partai untuk mengalihkan dukungan kepada kandidat gubernur, walikota atau bupati yang lain.[]