BIREUEN – Arus lalu lintas di Jalan Medan-Banda Aceh kawasan Makam Syahid Lapan di Gampong Blang Tambue, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen padat merayap, Jumat, 8 Juli 2016. Pasalnya, banyaknya mobil dan sepeda motor yang parkir hingga memakan sebagian badan jalan.
Pantauan portalsatu.com di lokasi itu, sebagian pengunjung singgah untuk sekadar melepas penat di sejumlah kedai yang menyediakan air tebu dan makanan ringan. Ada juga yang singgah di masjid setempat. Bahkan ada yang datang dengan membawa nampan berisi pulut (bulukat) untuk melepas nazar turun tanah bayi.
Antrean kendaraan dari dua arah masing-masing sekitar 50 meter. Warga setempat yang turun mengamankan jalur lalu lintas terlihat kewalahan. Pasalnya, banyak pengendara sepeda motor yang menerobos antrean sembarangan.
“Kami sedang melakukan perjalanan lebaran ke rumah family dan kerabat menggunakan sepeda motor. Cuaca hari ini cukup panas, makanya kami singgah. Sekadar melepas penat dan dahaga dengan air tebu,” kata Anto, 34 tahun, pengunjung yang mengaku dari Pangkalan Brandan, Sumatera Utara.
Sebagaimana diketahui, Makam Syahid Lapan atau Syuhada Lapan merupakan salah satu situs sejarah di Bireuen. Berbagai sumber menyebutkan, di lokasi itu dimakamkan delapan pejuang yang gugur dalam pertempuran melawan pasukan Marsose Belanda tahun 1902.
Tidak hanya pada hari raya, saban hari ada pengendara mobil pribadi maupun penumpang kendaraan umum yang singgah ke Makam Syahid Lapan saat melintasi kawasan itu.[]

