BLANGKEJEREN – Dua orang meninggal setelah mobil fuso menabarak sebuah warung di pusat Kota Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Kamis, 3 Oktober 2019.

Kapolres Gayo Lues AKBP Rudy Setiawan melalui Kasat Lantas AKP Iwan Haji mengungkapkan, dua korban yang meninggal adalah Miwa Sopian Ramud (45), sopir mobil Fuso, dan H. Jailani (50), warga Centong Atas Dusun Pasar Lama yang merupakan Pegawai Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Gayo Lues.

Musibah itu bermula saat mobil fuso warna kuning tanpa nomor polisi melintas dari arah Desa Kampung Jawa menuju pusat kota Blangkejeren, sesampainya di depan mini market Sena Rebung, mobil dengan kecepatan sedang yang dikendarai Miwa Sopian menabrak H. Jailani.

“H. Jailani saat kejadian baru pulang menunaikan shalat Subuh dari Masjid belakang Sena Rebung, dan mobil yang dikendarai Miwa Sopian diduga mengalami rem blong, sehingga kecelakaan itu tidak terelakan lagi,” katanya.

Setelah menabrak pegawai Sekretariat KIP itu saat sedang berjalan, sopir langsung membanting setir ke arah kanan jalan. Saat itulah mobil Fuso Trado kembali menabrak mobil Toyota Harier warna hitam BK 1221 XO yang sedang parkir di belakangnya.

“Kemudian mobil pengangkut alat berat itu kembali menabrak rumah makan (warung) Pak Alex. Bahkan selain rumah Pak Alex ada tiga rumah lagi yang mengalami kerusakan di bagian depannya,” ungkapnya.

Saat menabrak warung Alex, tiang rumah tetangganya ikut ambruk menghantam bagaian depan mobil fuso sehingga sopirnya terjepit dan ditimpa beton tiang rumah. Warga dan polisi yang melihat kejadian itupun langsung berusaha menolong kedua korban. Namun nahas, nyawa keduanya tak bisa ditolong lagi.

Miwa Sopian Ramud mengalami luka di bagian kepala serta tangan dan kaki, ia meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan H. Jailani mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal di tempat kejadian.[](win porang)