ARUSHA, TANZANIA – Setidaknya 10 orang tewas dan 21 orang lainnya dirawat di rumah sakit menyusul wabah penyakit tak dikenal di wilayah Dodoma, Tanzania Tengah, Afrika.
Menteri Kesehatan Tanzania, Ummy Mwalimu mengatakan, wabah muncul saat sebuah keluarga mengkonsumsi daging lembu yang disembelih di sebuah kampung di Dodoma.
“Para pasien yang menderita muntah dan diare, mata dan kulit mereka menguning. Mereka yang terkena dampak juga mengeluh sakit perut,” kata menteri, Senin.
Mwalimu membantah anggapan bahwa penyakit misterius tersebut adalah anthrax—penyakit menular akut sangat mematikan yang sering menyerang hewan herbivora liar yang telah dijinakkan, kulit dan mata penderita berubah hitam, dapat ditularkan dari hewan ke manusia, namun tidak dapat ditularkan antara sesama manusia—.
Berbicara kepada Anadolu Agency, menteri Mwalimu mengatakan pemerintah telah menunjuk tim ahli kesehatan untuk menyelidiki wabah misterius tersebut.
“Semuanya akan diketahui setelah selesainya penyelidikan yang melibatkan pemeriksaan pasien dan sampel yang dikumpulkan dari orang-orang yang terinfeksi,” kata Mwalimu.[]Sumber:Anadolu Agency

