LAMPUNG TIMUR – Dua perampok di Lampung Timur terpaksa dilubangi kakinya dengan timah panas dari pihak kepolisian saat ditangkap. Kelompok kedua perampok itu menggasak emas sebanyak 80 gram dan uang Rp200 juta dari korbannya.
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Iptu Andreas mengatakan, kedua perampok tersebut yakni Da dan BS ditangkap di dua lokasi berbeda. BS ditangkap beberapa jam setelah kejadian pada 25 Juli 2016 di rumahnya di Ketapang, Lampung Selatan.
“Sedangkan Da kami tangkap di daerah Metro pada Rabu (3 Agustus) kemarin. Keduanya terpaksa kami tembak karena melawan saat ditangkap,” katanya, Sabtu (6/8/2016) sore.
Andreas menambahkan, pihaknya menyita senjata api mainan saat menangkap kedua pelaku itu. Diduga, senjata api mainan itu dipakai saat merampok.
Andreas menambahkan, kedua tersangka itu terlibat perampokan pada 25 Juli 2016 di Desa Labuhan Ratu, Lampung Timur. Da, BS serta tiga orang lain (dalam pengejaran polisi) merampok rumah Miswan dan menyikat uang sebanyak Rp200 juta serta 80 gram emas.
“Tiga pelaku lain masih dalam pengejaran. Kami sudah mengantongi identitas ketiga pelaku tersebut,” katanya.[] Sumber: okezone.com

