BLANGKEJEREN – Sebagian dinas di Kabupaten Gayo Lues belum menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Rekening Kas Daerah. Padahal, saat ini sudah masuk September 2021 atau akhir triwulan ketiga.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Gayo Lues, Mukhtar, melalui Kepala Bidang Pendapatan, Rabusin, S.E., M.AP., Senin, 6 September 2021, mengatakan target PAD Gayo Lues tahun 2021 mencapai Rp55 miliar lebih. Sedangkan realisasi sampai akhir Agustus baru Rp26 miliar lebih atau 47,77 persen.

“Ada dinas yang sudah menyetorkan PAD 100 persen lebih, ada yang masih di bawah 50 persen, dan ada juga yang masih nol persen,” kata Rabusin saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya.

Rabusin menjelaskan berdasarkan data per Agustus 2021, realisasi PAD paling tinggi Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Gayo Lues, yaitu Rp137 juta lebih dari target Rp100 juta (137 persen).

“Untuk setoran yang masih nol persen ada tiga dinas, yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga target PAD Rp28 juta, Dinas Pariwisata target PAD Rp50 juta, dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi target PAD Rp10juta, itu belum ada sedikitpun yang terealisasi,” ungkap Rabusin.

Sementara setoran PAD yang masih di bawah 50 persen adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pangan dan Perikanan, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, dan Sekretariat Daerah. Sedangkan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) lainnya yang punya potensi PAD, setoran mereka sudah di atas 50 persen.

“Pada Agustus 2021 kemarin, Pak Bupati sudah mengundang masing-masing pihak terkait, dan mengimbau agar PAD segera direalisasikan. Namun sampai sekarang masih banyak yang belum direalisasikan, dan tidak langsung secara signifikan dibayarkan PAD-nya,” kata Rabusin.

Menurut Rabusin, jika PAD itu tidak dibayarkan, maka akan menjadi utang (kewajiban) masing-masing dinas pada tahun berikutnya. Sebab, PAD yang telah ditargetkan itu harus dibayarkan ke rekening Kas Daerah.

“Untuk itu, kami mengimbau agar semua pihak segera merealisasikan PAD-nya, dengan cara menyetorkan ke rekening pendapatan, dan mengantarkan bukti setoran kepada kami supaya bisa direkap realisasinya,” kata Rabusin.[]