ACEH UTARA – Pembangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara di Landeng, Kecamatan Lhoksukon, sudah mencapai 80 persen. Untuk tahap finishing membutuhkan dana sekitar Rp15 miliar lagi.
Hal itu disampaikan Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, kepada wartawan saat meninjau gedung dewan di Landeng, Selasa, 8 Juni 2021, sore.
Menurut Arafat, kantor DPRK ini masih diperlukan pemasangan lampu dan AC di sejumlah ruangan. “Tapi untuk ruangan paripurna sudah siap, dan rapat paripurna perdana dalam rangka penerimaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati tentang Keuangan Tahun 2020 akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
“insya Allah, sebulan ke depan, setelah semua ruangan dipasang listrik dan AC, kita akan aktif berkantor di gedung DPRK Landeng. Semua Alat Kelengkapan Dewan (AKD), ruang komisi, ruang fraksi serta semua ruang staf administrasi DPRK akan aktif di kantor baru ini dalam bulan depan,” kata Arafat.

(Foto: Fazil/portalsatu)
Selain itu, kata Arafat, ke depan pihaknya juga akan meminta Pemkab Aceh Utara untuk mengalokasikan anggaran pemasangan paving block di halaman gedung DPRK.
“Pos jaga security (satpam) juga belum ada, musala dan sebagainya. Maka membutuhkan danai sekitar Rp15 miliar, mungkin itu sudah sempurna,* kata Arafat.
.
Arafat menyebut pihaknya sudah melakukan pemindahan barang dari kantor DPRK yang lama di Lhokseumawe ke gedung baru DPRK Landeng. “Sudah berlangsung sebulan lalu secara bertahap. Maka kita merencanakan pada Kamis 10 Juni 2021 dilakukan peusijuek, diundang ulama yang ada di Aceh Utara dan unsur pemerintah sebagai tanda peresmian gedung baru,” tutur Arafat Ali.[]




