MEUREUDU – Tim SAR gabungan masih terus membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan di pertokoan Meureudu dan SPBU Ulee Glee, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Tim ingin memastikan masih ada tidaknya korban yang tertimbun pasca gempa 6,5 SR.
Sejumlah alat berat masih siaga di dua lokasi terparah dampak gempa, Kamis (8/12/2016). Proses evakuasi melibatkan SAR, TNI dan polisi. Mereka membongkar satu per satu puing-puing dan kemudian dibawa ke tempat lain.
Seorang pemilik Toko di Meureudu, Yusri Abdullah, mengatakan, ada 23 orang yang menginap di sejumlah pertokoan Meureudu. Mereka sudah ditemukan hari Rabu (7/12) kemarin.
“Tapi ini belum tahu juga apa masih ada. Karena siapa tahu ada warga yang menginap di sini tidak melapor,” kata Yusri kepada wartawan.
Proses evakuasi hari ini dimulai sejak pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. Prosesnya dengan menggunakan alat berat atau pun pencarian manual oleh personel TNI/Polri.
Aktivitas warga hari ini sudah kembali normal. Namun masih banyak pertokoan yang belum buka. Sedangkan aktivitas belajar mengajar di sekolah sebagian besar masih diliburkan. Bahkan beberapa sekolah terlihat sudah dibangun tenda sebagai posko.
Data tekini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencanan (BNPB) menyebutkan 99 orang meninggal dunia, 136 orang luka berat dan 616 orang luka ringan.[]Sumber:detik

