Jumat, Juli 19, 2024

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...
BerandaGhazali Abbas: Bek...

Ghazali Abbas: Bek Na Le Peugah Sibak Rukok Teuk

LHOKSUKON – Anggota DPD RI asal Aceh, Ghazali Abbas Adan, mengaku dua kali bertandang ke Stockholm, Swedia, untuk ikut memperjuangkan perdamaian di Aceh. Perjuangannya tersebut kini membuahkan hasil setelah Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mau berdamai dengan RI pada 15 Agustus 2005 lalu.

“Namun satu yang perlu diingat, Aceh ini merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi, bek na le peugah sibak rukok teuk',” ujar Ghazali Abbas, saat berorasi di kampanye rapat umum Paslon Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara nomor urut 4, Fakhrurrazi H. Cut – Mukhtar Daud (FA-TAR) di Lapangan Landing, Gampong Alue Drien, Kecamatan Lhoksukon, Rabu, 4 Januari 2017.

Ia menyebutkan, sejahtera dan majunya Aceh tergantung pada pemimpinnya. 

“Jika pemimpin tidak cerdas, tunggu kehancuran. Karena uang banyak tidak tahu mau dikemanakan (difungsikan), palingan masuk kantong sendiri,” ucapnya.

Sebagai salah satu senator Aceh di Senayan, Ghazali Abbas mengatakan, Indonesia memiliki program Bappenas, yang bermaksud 'na program baroe na peng (ada program, barulah ada duit)'.

“Bagaimana pemimpin bisa membuat program jika tidak cerdas. Jika FA-TAR terpilih, Insha Allah akan mengedepankan kepentingan rakyat dan membuat  program yang pro rakyat. Insha Allah FA-TAR adalah pemimpin yang cerdas,” tutup Ghazali Abbas.

Kemeriahan orasi politik Ghazali Abbas semakin semarak dengan lalu-lalangnya sebuah pesawat mini di udara, yang diperkirakan merupakan pesawat pribadi calon Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

Pesawat berwarna putih orange itu terbang rendah dengan menjatuhkan kertas berupa selebaran FA-TAR. Saat kertas-kertas itu mendekati tanah, puluhan anak dan remaja tanggung berlarian merebutnya.

Selain itu, sebuah kamera video drone menyerupai helikopter kecil juga ikut terbang di udara mendekati para pendukung FA-TAR. Saat drone yang dikendalikan dengan remote kontrol itu mendekat, para pendukung FA-TAR bersorak dan berteriak sambil mengacungkan empat jari ke atas. []

Baca juga: