LHOKSEUMAWE – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerjasama dengan Front Pembela Islam (FPI) Pusat dan Aceh menyalurkan bantuan kepada korban musibah gempa di Pidie Jaya, Rabu lalu. Tak hanya bantuan kepada korban, GNPF juga menyalurkan bantuan untuk pembangunan masjid dan meunasah yang rusak akibat musibah tersebut.
Alhamdulillah, GNPF MUI bersama FPI Pusat dan Aceh telah menyerahkan bantuan kepada para korban gempa di Pidie Jaya. Kami juga memberi bantuan kepada sejumlah masjid dan meunasah, kata Ketua FPI Aceh, Tengku Muslim At-thahiri kepada portalsatu.com, Rabu 14 Desember 2016.
Muslim menyebutkan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh ketua umum FPI, KH Ahmad Sabri Lubis, Sekum FPI pusat Ustad Munarman, ketua dewan syura FPI Pusat KH Misbahul Anam, dan Ustad Bahtiar Nasir selaku ketua GNPF MUI.
Untuk bantuan masjid dan meunasah mereka menyerahkan bantuan tersebut langsung ke Pidie Jaya. Sementara untuk bantuan sembako saya yang berikan, tambah Muslim.
Muslim menyebutkan masjid dan munasah yang dibantu itu yakni masjid Alhuda, Gampong Bale, Kecamatan Mereudu sebanyak Rp100 juta , meunasah Meuko Kuthang, Kecamatan Bandar Dua sebanyak Rp50 juta, masjid Mudi Mesra Samalanga Bireuen sebanyak Rp50 juta, masjid Quba Pangwa sebanyak Rp100 juta, masjid Jamik At Taqarrub Tringgadeng Rp100 juta, masjid Baitul Fuqarak Gampong Paru, Kecamatan Bandar Baru sebanyak Rp25 juta, Menasah Tubok Lancang Paru sebanyak Rp25 juta, dan Masjid Paru Keudee sebanyak Rp50 juta.[]


