Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsGolkar: Wajar Pertemuan...

Golkar: Wajar Pertemuan Airlangga-Prabowo Berbau 2024

JAKARTA – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung angkat bicara terkait pertemuan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor beberapa waktu lalu.

Doli mengatakan, pertemuan Airlangga dengan para Ketua Umum dan elite partai politik bukan hal yang baru karena sudah dilakukan pria yang menjabat Menteri Koordinator bidang Perekonomian itu sejak memimpin Golkar. Setidaknya sudah 2 tahun Airlangga rajin bertemu elite parpol.

“Kami pernah bertemu Pak Surya Paloh (Ketum Nasdem) bersama pengurusnya lengkap,” kata Doli, Selasa 16 Maret 2021.

Selain dengan Prabowo, kata Doli, Airlangga juga pernah bertemu elite PPP. Menurutnya, pertemuan yang dilakukan Airlangga dan tokoh partai sangat penting di tengah situasi masalah yang dihadapi bangsa saat ini, sehingga dibutuhkan kekompakan dan soliditas antar elite parpol.

“Karena dengan kebersamaan soliditas kami mendukung program-program pemerintah untuk bisa keluar dari krisis ini itu juga bisa membawa kebersamaan dukungan dari rakyat. itu yang sebetulnya dilakukan Pak Airlangga dan Golkar,” tutur Ketua Komisi II DPR RI itu.

Terkait pertemuan Airlangga dan Prabowo yang dihubungkan dengan kemungkinan untuk menjajaki koalisi politik di 2024, Doli menyatakan, pertemuan itu utamanya lebih kepada silaturahim kebangsaan. Namun, Doli tak keberatan jika ada pihak yang menafsirkan lain soal pertemuan tersebut.

“Bahwa kemudian ada orang yang menafsirkan, kemudian Golkar karena sudah punya agenda, sudah punya capres sendiri 2024, kemudian membangun koalisi dengan partai politik saya kira itu wajar-wajar saja,” ujarnya.

“Tapi tema utamanya adalah masih soal bagaimana kita bisa memberikan dukungan kepada pemerintah untuk bisa menjalankan agenda mengatasi masalah saat ini,” jelas Doli menandaskan.[]sumber:sindonews.com

Baca juga: