LHOKSEUMAWE – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengingatkan pentingnya investasi untuk membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Uroe nyoe cukop le ureung menganggur di Aceh (masih banyak pengangguran di Aceh). Oleh karena itu, berilah kenyamanan, keamanan dan daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di Aceh,” ujar Gubernur Irwandi dalam pidatonya usai melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota di gedung DPRK Lhokseumawe, Rabu, 12 Juli 2017, pagi.

Irwandi berharap investasi menjadi salah satu perhatian Pemerintah Lhokseumawe. “Kita harus menciptakan iklim yang mendukung agar investor mau menanamkan investasi di Aceh, antara lain dengan menghadirkan kenyamanan, keamanan, kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta proses pengurusan yang bebas pungli, cepat dan efisien,” katanya.

Terkait pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Irwandi berharap Pemerintah Lhokseumawe mendukung langkah percepatan realisasi investasi melalui KEK yang akan dijalankan ke depan. Untuk pengelolaan KEK akan dibentuk Dewan Kawasan Ekonomi Khusus, dan Administratur KEK Arun-Lhokseumawe.

“Insya Allah, setelah selesainya masalah administrasi dan teknis, nanti akan di-launching KEK Arun Lhokseumawe bersamaan dengan ground breaking Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas Arun-2 Lhokseumawe,” ujar Irwandi.

Pentingnya investasi juga disampaikan Gubernur Irwandi dalam pidatonya usai melantik Bupati dan Wakil Bupati di gedung DPRK Aceh Utara, Rabu usai siang. Kata dia, banyak calon investor ingin masuk ke Aceh, tetapi mereka masih merasa khawatir dengan situasi keamanan.

Padahal, kata Irwandi, saat ini Aceh sudah sangat aman dan damai. “Para kapolres tahu Acehlah yang paling aman. Saya yakin Pak Jokowi kalau berjalan sendirian di Lhokseumawe cuma harus bawa balsem untuk tangannya yang dicium masyarakat banyak,” ujar Irwandi disambut tawa para undangan.[](idg)