LHOKSEUMAWE – Rumah toko yang dijadikan gudang penyimpanan alat pecah belah di Los H pasar Pusong Lhokseumawe terbakar, Rabu 19 April 2017 sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden siang hari tersebut sempat membuat panik pedagang setempat, sampai akhirnya empat unit pemadamkan kebakaran datang ke lokasi langsung mengantisipasi api menjalar ke area lain.

Informasi yang dihimpun Portalsatu di lokasi kejadian, kebakaran pertama kali diketahui oleh satpam kantor Pegadaian yang berada di barisan Ruko tersebut. Aawalnya terlihat asap keluar dari ventilasi toko yang terkunci, tak lama kemudian terlihat asap membumbung dari lantai tiga.

“Kami berusaha masuk ke toko, tapi terkunci. Makanya pedagang lain panik menyelamatkan barang dagangan, karena disampingnya adalah deretan toko  baju, bahan-bahan makanan dan toko kue,” terang Husen (23) salah seorang pedagang.

Katanya, Ruko itu tempat penyimpanan barang pecah belah milik Mustari (45) pemilik toko Tunas Muda yang terletak di dekat rumah makan AA, di jalan Gudang.  Pintu ruko tanpa penghuni itu akhirnya dijebol oleh petugas pemadam kebakaran untuk menjangkau titik api yang berasal di lantai satu.

 15 menit kemudian api berhasil dipadamkan oleh empat unit mobil pemadam dari Pemko Lhokseumawe dan PT Arun, saat pemadaman sisa-sisa api, para pedagang dibantu petugas berusaha membantu mengeluarkan barang pecah belah dari ruko naas tersebut.

Wakapolsek Banda Sakti Iptu Zahabi bersama kepala Dinas Sosial setempat Syoeib Chaldun ikut membantu petugas mengamankan lokasi saat proses pemadaman sedang berlangsung. “Kita amankan lokasi agar tidak ada penjarahan, karena ini wilayah pasar. Sumber api sedang kita selidiki,” terang Zahabi.

Dari amatan Portalsatu, tidak hanya barang pecah belah, ternyata di toko naas tersebut juga banyak tabung gas 3 Kilogram, bahkan saat dibawa keluar ada beberapa tabung sudah bocor, ada juga yang sudah terbakar.Sedangkan sebagian barang yang terbakar adalah bahan-bahan plastik dan kertas.[]