SINGKIL – Sepanjang tahun 2016 kasus pencurian buah kelapa sawit menjadi yang tertinggi dalam wilayah Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil. Kondisi ini sangat meresahkan para pemilik kebun di sana. Mereka berharap hal tersebut tidak lagi terjadi pada 2017.
Demikian antara lain paparan Kapolsek Gunung Meriah, AKP Adriamus, dalam saweu keude kupi yang dihadiri Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Miliyardin, SIK, di Kecamatan Gunung Meriah, Sabtu, 7 Januari 2017.
Kasus lainnya yang meningkat pada 2016 adalah penganiayaan, sehubungan pelaksanaan pemilihan kepada daerah bupati dan wakil bupati Aceh Singkil.
“Kecamatan Gunung Meriah merupakan barometer suksesnya Pilkada Aceh Singkil,” kata Adriamus.
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Ian Rizkian menganjurkan agar kasus pencurian di bawah Rp2,5 juta dapat diselesaikan di tingkat desa saja. Penyelesaian ini diistilahkan dengan alternative dispute resolution (ADR).
Selain itu, Ian menyebutkan sudah tanggung jawab pihak kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada warga saat memberikan suara pada pilkada nanti. Sebagai barometer, Gunung Meriah juga sangat kompleks. Menurutnya apabila tidak dijaga dengan baik, dapat mengganggu kamtibmas di daerah tersebut.
Hal ini disebabkan banyak pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil berasal dari Gunung Meriah. Sehingga, kata dia, pasangan pendukung dan simpatisan juga sangat banyak di daerah ini.
“Kita boleh berbeda pilihan, namun kita perlu bahu membahu menciptakan rasa aman khususnya di kecamatan Gunung Meriah,” kata Kapolres.[]

