JAKARTA – Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman alias Haji Uma menyurati Ketua Komite III DPD RI untuk membantu pemulangan Khalidin TKI yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit di Malaysia.
Surat yang bertanggal 14 Mei 2017 yang ditandatangani oleh H. Sudirman ditembuskan kepada Kementerian Luar Negeri, Ketua DPD RI, Gubernur Aceh serta Bupati Aceh Utara, terkait proses pemulangan Khalidin.
Baca: TKI Asal Aceh Derita Tuberkolosis Akut di Malaysia
Saat ini Khalidin sudah keluar dari rumah sakit dengan jaminan sejumlah warga Aceh karena lambatnya proses administrasi dari KBRI.
“Walaupun biaya pengobatan belum dilunasi Khalidin sudah bisa keluar dari hospital berkat jaminan rekan-rekan di sini,” kata Direktur Gerakan Aceh Nusantara (GAN) Ikhsan Nurdin melalui siaran pers, Rabu, 24 Mei 2017.
Khalidin kata Ikhsan, seharusnya saat ini harus segera dibawa pulang ke Aceh untuk mendapat perawatan lebih lanjut, namun saat ini terkendala administrasi dari KBRI.
“Sebenarnya kita harus menunggu, karna sifatnya mendesak harus kita bawa pulang dan kami kesulitan mengurus administrasi sehingga Khalidin belum bisa dibawa pulang,” jelas Ikhsan.
Pihak keluarga dan GAN sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh senator asal Aceh H. Sudirman dalam proses pemulangan Khalidin.
“Langkah Haji Uma sangat tepat dengan meminta bantuan pimpinan DPD RI dan Kementerian Luar Negeri dalam proses pemulangan Khalidin ke Aceh dan dapat menyelesaikan biaya rumah sakit,” sebut Ikhsan.
Selain itu ia juga membantah pernyataan utusan Pemerintah Aceh yang mengatakan Khalidin akan segera dipulangkan bersama 5 warga Aceh lainnya yang ditangkap pihak otoritas Malaysia beberapa waktu lalu.
“Kita membantah pernyataan ibuk Mardiana yang mengatakan mereka sudah mengurus di KBRI kepulangan Khalidin bersama 5 warga Aceh lainnya, kedatangan mereka hanya menjenguk di rumah sakit,” katanya.
Khalidin diketahui menderita penyakit TBC. Pria yang bekerja sebagai pembantu kantin sebuah warung di Malaysia membutuhkan biaya pengobatan sekitar 11.000 RM (sekitar 33.000.000) agar bisa kembali ke kampung halaman.
Baca: Pemerintah Aceh Didesak Bantu Pulangkan Khalidin TKI Asal Aceh yang Sakit Keras
“Saya sudah coba melobi KBRI tapi sangat rumit membutuhkan proses yang panjang dan sulit,” lanjut pria asal Kandang Lhokseumawe tersebut sebelumnya.
Ikhsan Nurdin juga mengatakan dirinya sudah berkomunikasi dengan perwakilan Pemerintah Aceh dari Dinas Sosial yang saat ini berada di Malaysia tapi mereka tidak mau bertemu dan terkesan lepas tangan.[]


