BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah menetapkan enam pasangan calon kepala daerah peserta Pilkada 2017 beberapa waktu lalu. Berbagai tahapan menuju pemilihan umum juga sudah dilakukan, termasuk penyampaian visi dan misi kandidat yang berlangsung di DPR Aceh, Jumat, 28 Oktober 2016.

Mengenai hal ini, Koordinator Presidium Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh Nusantara (KMPAN), Andri Satria, sangat berharap proses Pilkada di Aceh berjalan demokratis. Dia juga berharap masyarakat diberikan ruang partisipasi yang luas dalam menentukan pilihan politik.

“Untuk KMPAN, kita lebih ingin fokus pada saat pasca pemilu, apa yang harus kita lakukan bagaimana KMPAN bisa mengisi ruang kekosongan jembatan penghubung anatara pusat dan daerah untuk membangun Aceh dan Indonesia,” ujar Andri, Kamis, 27 Oktober 2016 malam.

Andri mengatakan KMPAN akan mendukung siapapun calon yang terpilih secara demokratis nantinya. Namun pihaknya juga memastikan akan mengawasi proses demokrasi di Aceh agar berjalan seadil-adilnya.

“Sehinga lembaga-lembaga yang bertanggung jawab terhadap pemilu harus tetap dalam girah independensinya,” kata Andri.[]