MEULABOH – Harga garam di pasar-pasar tradisional di Aceh Barat mengalami kenaikan signifikan dalam sebulan terakhir. Harga garam kemasan ekonomis isi 20 bungkus kecil yang biasanya dijual Rp8.000, kini melambung hingga 20.000/sak.

Menurut pedagang, ini terjadi karena tidak ada pasokan dari distributor. Menyiasati agar kebutuhan garam untuk konsumsi masyarakat terpenuhi, para pedagang terpaksa membeli dari pedagang di luar Aceh Barat dengan harga lebih mahal seperti yang dilakukan Baktiar, 48 tahun, pemilik UD Harapan Jaya.

“Kami terpaksa membeli dari Takengon, Aceh Tengah, meski harganya agak lebih mahal karena pasokan dari distributor belum ada,” jelas Baktiar, Jumat, 14 Juli 2017

Namun, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Aceh Barat, Drs. Said Fauzi, M.Si., mengatakan, stok garam di kabupaten ini  masih cukup dan belum menerima keluhan warga terkait kelangkaan dan mahalnya harga garam.

“Tapi, selain akan berkoordinasi ke provinsi terkait kelangkaan garam, nanti kami juga menurunkan tim untuk memantau kondisi di lapangan agar keseimbangan harga tetap terjaga,” kata Fauzi.[] (*sar)