BANDA ACEH – Puluhan mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah FKIP Unsyiah membagikan ratusan tangkai bunga kertas kepada para pengguna jalan, khususnya bagi ibu-ibu yang melintasi seputaran jalan Simpang Lima, Kota Banda Aceh, Jumat, 22 Desember 2017. Hal itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ibu nasional pada hari ini.

Koordinator lapangan, Taufiq Akbar, mengatakan, aksi pembagian bunga ini dilakukan sebagai bentuk terima kasih kepada kaum ibu-ibu sekaligus mengenang betapa besarnya jasa seorang ibu.

“Sosok ibu sangat berperan besar dalam setiap hidup manusia. Selain sebagai seseorang yang telah melahirkan seorang anak ke dunia, ibu juga berperan dalam mendidik anak. Dia yang selalu memberikan rasa kasih sayang dan penuh pengorbanan,” ungkap Taufiq kepada portalsatu.com/.

Taufiq juga mengungkapkan, sebagai anak yang lahir dari rahim seorang ibu, kita harus mengingat jasa ibu karena nantinya kita juga akan menjadi orang tua yang mendidik anak-anak kita ke depannya. “Karena perlu kita ketahui, surga berada di telapak kaki ibu, maka jadilah anak yang berbakti kepada orang tua,” ujarnya.

Hari Ibu dikatakannya termasuk hari besar nasional sehingga bangsa Indonesia setiap 22 Desember senantiasa memperingatinya. Oleh karena itu, ditambahkannya, kaum wanita dalam hidup bermasyarakat memiliki peran penting, terutama di rumah tangga. “Wanita sangat penting untuk mengatur kehidupan keluarga, bahkan sampai mengatur lingkup yang sangat luas, yaitu bangsa dan negara,” ungkap Taufiq.

Pada tangkaian-tangkaian bunga yang dibagikan, para mahasiswa ini juga menuliskan beberapa kata. Salah satunya seperti “Ya Allah, ampunilah segala dosaku dan dosa ibu bapak ku. Kasihanilah mereka sebagaimana mereka mengasihiku sejak kecil.”[] (*sar)