BANDA ACEH – Sukses merampungkan rute hari pertama Km 0 – Banda Aceh dengan mulus, Minggu, 14 Mei 2017 tim Gowes Touring Pesona Nusantara melanjutkan perjalanan dengan rute yang lebih panjang dan tantangan yang lebih berat, Banda Aceh – Sigli.

“Jarak tempuh hari ini berbeda dengan jarak tempuh etape pertama. Kita memasuki jarak yang sangat jauh, 157 Km dengan kontur yang relatif flat 80 persen, baru 20 persennya agak nanjak. Kurang lebih kita bermain di ketinggian 600 Mdpl,” jelas Marta Mufreni yang bertanggung jawab sebagai Road Captain melalui keterangan tertulis, Senin, 15 Mei 2017.

Meski tantangan hari kedua lebih berat, Marta melihat hari tim jauh lebih solid dibandingkan hari pertama. “Insya Allah antara jam 16.30 sampai jam 17.00 tim masuk di depan kota Sigli,” katanya.

Peserta gowes dilepas oleh Deputi Kemenpora Raden Isnanta dari Tugu Simpang Lima Banda Aceh. Sedikit menempuh perjalanan sekitar 15 Km saja, tim kembali mengkiuti acara di Rumoh Tjoet Nyak Dien dan Pantai Lhoknga Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah dalam sambutannya menyatakan terima kasihnya kepada Menpora atas pencanangan Gowes Pesona Nusantara ini yang menurutnya sangat membumi. Menurutnya benar bahwa salah satu cara hidup sehat adalah dengan cara berolahraga.

“Namun realitanya, hari ini, banyak dari masyarakat untuk gemar berolahraga, disibukkan dengan berbagai macam aktivitas sehingga sudah enggan berolahraga. Maka dengan adanya kegiatan GTPN ini diharapkan dapat memotivasi kembali masyarakat. Mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Aceh Besar untuk gemar berolahraga dan hidup sehat,” harapnya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu cara berolahraga yang dapat dilakukan dengan mudah mengingat kegiatan sepeda santai ini merupakan kegiatan yang paling disenangi masyarakat,” tuturnya senang.

Sebagai penutup Mukhlis Basyah mengatakan, “harapannya adalah dengan adanya kegiatan ini dapat membudayakan olahraga kepada masyarakat, khususnya masyarakat Aceh Besar. Dan Alhamdulillah dari start pertama di rumah Cut Nyak Dien sampai ke Pulau Kapuk berjalan lancar, aman dan tertib sesuai harapan kita bersama.”

Jika di hari pertama kemarin di Banda Aceh upacara penyerahan pusaka tanah air dipimpin oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh H Zainal Arifin, maka kali ini sebelum memberangkatkan kembali perjalanan tim GTPN, giliran Bupati juga memimpin prosesi penyerahan tanah air kepada Tim GTPN yang diwakili oleh Budi Yakin sebagai Kordinator Tim.[]