JAKARTA -Sebuah toko buku kecil di Australia menjadi saksi bisu dari ditemukannya harta karun era Napoleon Bonaparte. Karena jurnal yang ditulis tangan dan tersembunyi diprediksi dimiliki oleh seorang perwira perang bernama Jon Squire. 

Ia adalah perwira yang berjuang untuk tentara Inggris di era Napoleon. Dikenal canggih dan pandai menulis, ia menjabat sebagai kepala diplomatik. Pemilik buku dari toko Cracked berhasil menemukannya di antara buku-buku lama yang usang dan tersimpan di dalam lemari. 

Seperti dikutip dari BBC, Selasa (10/5/2016), jurnalnya diperkirakan ditulis Letkol Squire ketika peperangan antara tentara Inggris dan Portugis di kota Spanyol. Peristiwa tersebut terjadi di antara bulan Mei dan Juni 1811 silam. 

Mike Gray sebagai pemilik toko buku mengatakan jurnalnya baru ditemukan beberapa minggu yang lalu. “Pemilik sebelumnya sepertinya memang seorang kolektor buku,” ujarnya. 

Sebelum ditemukan, beberapa kolektor mendatangi toko bukunya dan ingin mencari koleksi buku langka. “Ternyata mereka membawa keluar sebuah jurnal dan saya pikir ya itu buku langka. Tapi aku berjanji akan memeriksanya, apakah langka atau bukan. Dan bagaimana caranya buku tersebut bisa sampai ke tokoku”

Setelah diperiksa jurnalnya sudah berada di dalam toko selama 20 tahun. Tapi tidak ada yang pernah ingat kapan dan bagaimana cara jurnal berada di dalam toko. Sang penulis jurnal diketahui meninggal dunia pada 1812 silam karena demam. Beberapa surat miliknya tertahan di Perpustakaan Inggris dan tulisan tangan Squire yang ada di dalam jurnal diperiksa oleh ahli sejarah. 

“Dia bukan hanya tokoh yang menarik untuk diteliti karena seorang insiyur tapi juga memiliki minat yang luas dalam sejarah, geografi, dan barang antik. Jurnalnya memperlihatkan bagaimana peperangan terjadi saat era Napoleon Bonaparte,” tutupnya.[] sumber: detik.com