SIGLI – Sampai saat ini hasil pemeriksaan (uji) Laboratorium Balitbangkes RI di Jakarta terhadap sampel spesimen swab satu pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Pidie belum diterima. Sebelumnya, hasil rapid test di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk. Chik Ditiro Sigli, 8 April lalu, PDP itu positif.

Belum keluarnya hasil uji swab PDP yang merupakan pendatang asal Medan itu membuat sejumlah warga merasa waswas. Pasalya, PDP tersebut pernah singgah di rumah saudaranya di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie. 

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pidie, Hasan Yahya, kepada portalsatu com, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima hasil uji swab PDP itu dari Balitbangkes di Jakarta.

“Saya sudah tanyakan kepada Direktur RSUD Tgk. Chik Ditiro,  hasil tersebut belum dikirim (dari Balitbangkes di Jakarta ke Pidie), sehingga belum diketahui hasil uji swab-nya,” ujar Hasan Yahya, Kamis, 16 April 2020. 

Hal sama juga dikatakan Kabid Pelayanan RSUD Tgk. Chik Ditiro,  dr. Dwi Wijaya. Dia menyebut pihaknya masih menunggu hasil uji swab yang sudah dikirim ke Balitbangkes RI, pekan lalu. “Kita masih menunggu. Hasilnya belum datang hingga saat ini,” ujar Dwi.

Sebelumnya diberitakan, dari delapan PDP Covid-19 yang ditangani RSUD Tgk. Chik Ditiro, Sigli, Pidie, satu orang dinyatakan positif hasil rapid test

Hal itu disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pidie, Efendi didamping Kepala Bidang Pelayanan RSUD Tgk. Chik Ditiro, dr. Dwi Wijaya, dalam konferensi pers di Posko Covid-19 Pidie, Kamis, 9 April 2020.

“Saat ini, ada satu PDP yang kita rawat di RSUD, setelah dites antibodinya dengan rapid test ternyata positif. Namun, hasil rapid test belum bisa disimpulkan bahwa terpapar Covid-19, sehingga harus diperiksa swab di Banda Aceh,” ujar Efendi.[]