BANDA ACEH – Pelatih Persiraja Banda Aceh mengaku bangga melihat kekompakan anak asuhnya yang dapat menahan imbang tim bertabur bintang Bhayangkara FC, Sabtu, 29 Februari 2020 malam, di Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh.
“Saya memberi angka 9 untuk anak-anak Persiraja Banda Aceh atas permainan bagus malam ini,” kata Hendri Susilo usai laga perdana Shopee Liga 1 2020. Angka tersebut adalah nilai bagi Persiraja atas permainan bagus malam itu, jika Hendri disuruh memilih angka 1-10.
Hendri mengatakan, anak asuhnya sangat luar biasa bermain malam itu, meski belum dapat mencetak gol. “Saya merasa apa yang ditampilkan, sebuah permainan yang luar biasa. Lawan kita itu Bhayangkara FC, lho,” ujar dia mengulangi.
Sementara pemain Persiraja, Zamrony mengatakan, timnya bangga atas dukungan luar biasa juga dari masyarakat Aceh untuk Persiraja malam itu. “Dukungan masyarakat Aceh sangat luar bisa buat kami,” ujarnya.
Bermain Buruk
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster mengatakan, anak asuhnya bermain buruk melawan Persiraja Banda Aceh malam itu.
Namun, dia mengakui, pada babak pertama terutama memasuki 25 menit usia pertandingan, anak-anak Bhayangkara FC lebih menguasai bola. “Kami bermain buruk di akhir akhir babak kedua,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, laga perdana Shopee Liga 1 2020, Persiraja Banda Aceh versus Bhayangkara FC di Stadion Harapan Bangsa (SHB), Sabtu, 29 Februari 2020 malam, berakhir imbang 0-0.
Pada 45 menit babak pertama bola banyak dikuasai para pemain Bhayangkara. Namun, benteng pertahanan Persiraja yang dikawal Adam Mitter membuat serangan anak-anak Bhayangkara tak mampu membuahkan gol.
Memasuki masa injury time babak kedua, Persiraja nyaris menuai kemenangan. Sebuah tembakan bebas melengkung oleh Bruno Dybal dari luar kotak pinalti membentur mistar gawang Bhayangkara yang dikawal Awan Seto. Namun, hingga peluit panjang wasit, pertandingan tetap imbang 0-0.[](Red)




