JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Prof Dr AM Hendropriyono, mememinta kader PKPI di Aceh untuk memenangkan pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid. Hal itu disampaikan Hendropriyono saat ditanya wartawan di Jakarta, Selasa, 24 Januari 2017.
Menurut Hendropriyono, keputusan itu diambil setelah rapat internal PKPI dan melalui berbagai pertimbangan.
“Setelah mendapatkan pengesahan dari Kemenkumham, maka PKPI baru mengambil keputusan memberikan dukungan kepada pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid MM. Karena itu, seluruh kader PKPI harus berpartisipasi aktif untuk memenangkan pilkada di Aceh,” kata Hendropriyono.
Selain itu, Hendropriyono meminta kepada seluruh warga Aceh untuk menjaga situasi dan kondisi agar tetap berlangsung damai dan aman. “Pilkada boleh berbeda pilihan, tapi tetaplah menjaga keamanan dan ketertiban. Saya percaya warga Aceh sudah dewasa berpolitik, sehingga meskipun berbeda pilihan tetap bisa menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Seperti diketahui, Pilkada Aceh diikuti enam pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Mereka adalah petahana Zaini Abdullah-Nasaruddin; Zakaria Saman-Teuku Alaidinsyah; Abdullah Puteh-Sayed Mustafa. Ketiga pasangan maju dari jalur independen atau perseorangan.
Kemudian pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah yang diusung koalisi Partai Demokrat, Partai Nasional Aceh (PNA), PDIP dan PKB. Pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid, diusung Partai Aceh, Partai Gerindra, PKS, PKPI dan PPP kubu Djan Faridz.
Selain itu, pasangan Tarmizi A Karim-T Machsalmina Ali yang diusung Partai Golkar, Nasional Demokrat dan PPP kubu Romahurmuziy.[]



