LHOKSEUMAWE – Kecelakaan antara mobil jenis Grand Max Pick Up, BL 8265 KL dengan truk diesel, BH 8908  MK terjadi di ruas lintas nasional, depan Taman Makam Pahlawan (TMP), Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Selasa, 7 Februari 2017 sekitar pukul 22.45 WIB.

Pantauan portalsatu.com di lokasi kejadian, mobil tersebut terlihat hancur di bagian depannya hingga menjepit sopir dan penumpangnya. Akibat kejadian itu, kemacetan panjang tak terelakkan sehingga petugas Polantas terpaksa melakukan buka tutup jalan.

“Kejadiannya sekejap. Kayaknya mobil itu mengelak jalan berlubang hingga menghantam truk yang melaju dari arah berlawanan,” sebut Rizal warga sekitar kepada portalsatu.com di lokasi.

Menurutnya, mobil itu dari Takengon menuju Cot Girek, Aceh Utara. Naas sampai di lokasi musibah tak terelakkan. “Kalau lihat kondisi sopir dan penumpang sangat parah,” tambah Rizal.

Sementara Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kapolsek Muara Satu AKP Ahmad Yani mengatakan, mobil Grand Max Pick Up yang dikemudikan oleh Rasyidin, 33 tahun, melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan maksimal.

“Saat itu sopir hendak mengelakkan lobang yang ada di lokasi lalu mobil oleng hingga menghantam sisi sebelah kanan truk yang disopiri oleh Mahmud, 54 tahun, warga Muara Batu dengan arah berlawanan. Mobil pick up mengalami kerusakan parah sedangkan truk hanya mengalami kerusakan ringan di sisi kanan depan,” kata Ahmad Yani kepada portalsatu.com, Rabu, 8 Februari 2017.

Yani menyebutkan, setelah mengetahui kecelakaan itu pihaknya langsung melakukan evakuasi. “Kami membantu mengeluarkan sopir yang terjepit di kursi kemudi serta 3 korban lain di mobil pick up itu dan kemudian membawa ke Rumah Sakit PT. Arun untuk pengobatan lebih lanjut,” sebut Yani.

Mereka yang mengalami luka-luka yakni Rasyidin, 33 tahun (pengemudi mobil Pick Up), M. Abbas, 50 tahun, M.Yusuf, 45 tahun, Junaidi 36 tahun. Mereka merupakan warga Brandang Hasan, Kecataman Cot Girek, Aceh Utara.[]