LHOKSEUMAWE – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lhokseumawe-Aceh Utara meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara untuk mewaspadai kelangkaan pupuk.
Hal itu disampaikan Ketua Umum HMI Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara, Muhammad Atar. Menurutnya, mewaspadai kelangkaan pupuk perlu dilakukan sejak dini seiring dimulainya tanah serentak di Aceh Utara.
“Petani mulai membajak sawah secara serantak, akan memulai masa tanam baru, karenanya kebutuhan pupuk akan meningkat pada awal dan pertengahan desember mendatang,” jelas Muhammad Atar, Kamis, 19 November 2020.
Muhammad Atar juga mengapreasiasi langkah-langkah kongkrit yang dilakukan Pemkab Aceh Utara saat ini di bidang pertanian, langkah-langkah tersebut harus terus ditingkatkan, terutama dalam mengatasi kelangkaan pupuk bagi petani.
“Luas lahan persawahan di Aceh Utara mencapai 40 ribu hektar, kebutuhan pupuk diperkirakan sekitar 16 ribu ton. Pemerintah harus sedini mungkin mewaspadai kelangkaan pupuk,” pungkasnya.[rilis]


