LANGSA – Hutan Kota menjadi primadona bagi masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya untuk menghabiskan masa libur mereka ataupun berwisata di hari-hari besar seperti pada hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah ini.
Hutan Kota yang terletak di Perumnas, Paya Bujok Suleumak, Langsa Baro tersebut memiliki keindahan alam yang masih asri. Ada beberapa yang sudah dipugar seperti pembuatan jalan setapak dan beberapa kolam untuk buaya serta kandang rusa.
Lebaran kali ini, Hutan Kota menjadi tempat paling diincar oleh warga, tak hanya warga lokal saja tapi juga dari beberapa daerah lain di Aceh seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara bahkan dari Banda Aceh.
“Berkunjung ke lokasi wisata menjadi pilihan berlibur bagi anak-anak selama libur Lebaran,” kata Agus, ayah dua anak yang berasal dari Kota Madani Banda Aceh kepada portalsatu.com, Kamis, 7 Juli 2016.
Selain itu kata dia, mengunjungi tempat wisata seusai merayakan Idul Fitri sudah menjadi tradisi atau kebiasaan yang dilakukan tiap tahun bersama keluarga. Sebab, ini merupakan libur panjang bagi anak-anak juga.
Hal senada disampaikan Aulia Meriska, ia bersama beberapa temannya pergi dari Kuala Simpang ke Kota Langsa ingin melihat binatang langka yang ada di lokasi dan ia juga memuji tempat tersebut.
“Dengar-dengar ada buaya di sini, jadi teman-teman ngajak mau lihat itu buaya, ular pyton dan ada rusa juga, tempatnya penuh dengan tanaman bunga, benar-benar indah untuk ngajak foto bareng,” kata gadis itu yang masih duduk dibangku Sekolah Menegah Atas itu.
Di sisi lain Hutan Kota, ada sejumlah permainan juga disiapkan dan disewakan bagi pengunjung seperti sampan kecil juga perahu bebek. Pasalnya, di Hutan Kota ini ada danau buatan sehingga mereka dapat bermain di air. Dan danau buatan tersebut juga dilengkapi dua jembatan gantung sehingga membuat pemandangan para tamu yang datang terpikat dengan keindahan yang disebut-sebut hutan kota.
Amatan portalsatu.com, meski cuaca sangat mendung namun tidak mengurungkan niat warga berkunjung. Sejumlah jalur menuju ke arah lokasi wisata tersebut juga diwarnai kemacetan namun tidak terlalu parah.
Hingga pukul 16.00 WIB, masyarakat masih terus berduyun-duyun datang dengan mengunakan berbagai jenis kendaraan. Termasuk mobil bak terbuka yang ditumpangi mayoritas anak-anak serta ibu-ibu terus bergegas ke danau buatan itu untuk berwisata bersama sanak keluarga.[](ihn)




