BANDA ACEH – Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh menyerahkan bantuan sebesar Rp 16.700.000 untuk Sabira Hurin, balita asal Aceh Tengah penderita atresia bilier. Hurin telah menjalani operasi transplantasi hati yang diterima dari ayahnya Jefriza, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta pada Sabtu, 11 Juni 2016 lalu.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua IKAT M. Fadhil Rahmi, diterima oleh ibunda Hurin, Cut Linda Marheni, salah satu anggota Dewan Pakar IKAT Aceh.

Fadhil menjelaskan, sumber dana bantuan tersebut berasal dari anggota IKAT, masyarakat Indonesia di negara Oman dan masyarakat umum lainnya yang dikumpulkan sekitar 14 jam sebelum diserahkan kepada Hurin.

“Terimakasih kepada para donator yang telah membantu adik kita Hurin, dalam waktu sangat singkat alhamdulillah kita dari IKAT berhasil mengumpulkan dana tersebut dan langsung kita serahkan kepada ibundanya,” kata Fadhil kepada portalsatu.com melalui siaran pers, Rabu, 15 Juni 2016.

Setiba di Aceh pihaknya juga akan kembali mengumpulkan donasi tahap dua untuk Hurin.

“Kalau ada masyarakat yang ingin menyumbang untuk Hurin, boleh melaluli IKAT,” kata Fadhil.

Sementara itu, informasi dikutip portalsatu.com dari laman Facebook Nyfara Foundation, ayah Hurin yang sebelumnya berada di ruang ICU kini sudah berada di ruang rawat inap, kondisinya terlihat baik. Kondisi Hurin juga sudah sadar dan berada dalam keadaan baik. Beberapa alat bantu seperti ventilator sudah dilepas meski Hurin masih di ruang ICU.

Nyfara Foundation, sebuah yayasan berbasis di Medan, Sumatera Utara yang fokus menangani isu ini juga menerangkan, jika donasi untuk Hurin terus mengalir. Hingga kemarin, donasi yang saat operasi masih sekitar Rp 80-an juta telah bertambah menjadi Rp 103 juta.[](ihn)