MAZHAB Syafi'i ini mulanya tumbuh di Irak dan Mesir, kemudian tersiar luas di Irak, Mesir, Khurasan, Yaman, Oman, Sudan, Somali, Syiria, Palestina, Filipina dan lain-lain.

Di antara semua aliran mazhab yang pernah muncul dalam Islam, hanya empat mazhab yang telah disepakati kesahihannya oleh mayoritas umat Islam.

Bahkan menurut Tajul Alam Safiyatuddin Syah (Raja Aceh berkuasa dari tahun 1641 M. sampai 1675 M), Imam Syafi'i mengutarakan dalam karyanya, Ris?lah Mas?il al-Muhtad?n L? al-Ikhwan al- Muhtad?n yang sangat populer pada madrasah ibtidaiyah di Tanah Rincong (Aceh) yaitu: termasuk salah satu  fardhu dan kesempurnaan iman mengikut ijma’ segala sahabat yang empat dan imam yang empat yaitu: imam Syafi’i, imam Hanafi, imam Malik dan imam Hambali.

Disebutkan dalam sejarah  perjalanan, mazhab Syafi'i telah melalui beberapa periode. Pertama, periode persiapan dan pembentukan. Kedua, masa kelahiran mazhab Qad?mKetiga, pematangan dan penyempurnaan mazhab Qad?mKeempat, penafsiran dan pengembangan mazhab. Kelima, kemapanan mazhab.

Boleh dikatakan bahwa bangsa Indonesia adalah penganut mazhab Syafi’i dengan jumlah kapasitas yang sangat besar. Mazhab Syafi’i adalah sebuah mazhab yang didirikan oleh Muhammad ibn Idris al-Syafi’i (ulama abad kedua Hijriah).

Dalam mazhabnya memiliki dua pendapat yang berbeda, pendapat ia yang lama yaitu ketika ia berdomisili di Irak, disebut Qaul Qad?m, dan ada pula pendapat ia yang baru setelah kepindahan ia ke Mesir, disebut Qaul Jad?d. Selain itu di antara ulama mazhab Syafi’i juga terdapat perbedaan pendapat dalam memecahkan ranting fiqh.[]

Referensi:
1. Siradjudin Abbas, Sejarah Dan Keagungan Madzhab  Sy?fi’?…, h. 237.
2. Tajul Alam Safiyatuddin Syah,  Ris?lah Mas?il al Muhtad?n Li-Ikhwan al-Muhtad?n, (Medan: sumber Ilmu Jaya, t.t), h. 9.
3. Moh. Zadittaqwa dkk, Jendela Madzdhab…, h.  4.
4. Nurchalish Madjid, imam al-Sy?fi’? al-Ris?lah, (Jakarta: Pustaka firdaus, 2004), h. 9.