BIREUEN – Dua Puskesmas di Kecamatan Peusangan dikabarkan beroperasi tanpa rawat inap lantaran Pemkab Bireuen telah meresmikan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Peusangan Raya pada 14 November 2022.

Kedua Puskemas itu, Puskesmas Peusangan di Desa Gampong Raya Dagang, dan Puskesmas Cot Ijue, kecamatan setempat.

Informasi diperoleh portalsatu.com/, Puskemas Peusangan berhenti melayani rawat inap sejak direlokasikan ke bekas gedung SMPN 5 Peusangan pada 30 Desember 2022.

Informasi itu dibenarkan oleh Kepala Puskesmas Peusangan, Ns. M. Nazar, SKep., M.Kep., dikonfirmasi portalsatu.com/, Selasa, 8 April 2025.

M. Nazar kala itu menjelaskan Puskesmas Peusangan tidak lagi melayani rawat inap, karena kehadiran rumah sakit yang dekat dengan Puskesmas.

Sementara itu, Puskesmas Cot Ijue juga belum melayani rawat inap. “Belum, kita masih rawat jalan,” kata Kepala Puskesmas Cot Ijue, Mahdi, M.Kes., dikonfirmasi portalsatu.com/ via pesan whatsApp, Senin, 14 Juli 2025.

Sementara itu, dugaan maladministrasi peningkatan status Puskesmas Peusangan menjadi RSUD Peusangan Raya, Bireuen hingga kini masih dalam pemeriksaan Ombudsman RI Perwakilan Aceh.

Hal itu disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, S.E.Ak., M.P.A., menjawab portalsatu.com/, Selasa, 8 Juli 2025, via pesan Whatsapp.

Dugaan maladministrasi pada peningkatan status RSUD Peusangan Raya dilaporkan oleh Rahmat Setiawan, warga Peusangan, Bireuen pada Februari 2025.

Laporan itu disampaikan menyusul RSUD Peusangan Raya yang diresmikan pada 14 November 2022, hingga Februari 2025 belum beroperasi.

Baca: Dugaan Maladministrasi Status RSUD Peusangan Raya Masih Dalam Pemeriksaan Ombudsman Aceh.[]