LHOKSEUMAWE – Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), Dr. Herman Fithra, mengharapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Dr. Sofyan Djalil, membantu pengalihan aset di Kompleks Perumahan bekas PT Arun di Lhokseumawe menjadi bagian kampus ini. Selain itu, membantu terkait pembangunan rumah sakit di Kompleks Kampus Unimal, Reuleut, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, yang kini mangkrak.
Herman Fithra menyampaikan itu hadapan Menteri Sofyan Djalil, dan para mahasiswa Unimal, di Gedung ACC Uteunkot, Lhokseumawe, Jumat, 1 Maret 2019. Sofyan Djalil hadir untuk mengisi kuliah umum kepada mahasiswa Unimal.
Menurut Herman, Sofyan Djalil selama ini sudah banyak membantu Unimal sehingga seperti sekarang.
Rektor juga menyampaikan, jumlah mahasiswa Unimal saat ini mencapai 18 ribu. Sebagian besar mahasiswa berasal dari keluarga kurang mampu. “Hanya 10 persen mahasiswa yang membayar uang kuliah di atas Rp3 juta,” ungkap Herman.
Menteri Sofyan Djalil berjanji membantu pengalihan aset di Kompleks Perumahan bekas PT Arun agar menjadi bagian dari Kampus Unimal. Sofyan mengaku sudah menelepon pihak Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk mempercepat proses tersebut.
“Ini masalah koordinasi antarlembaga saja. Kita harapkan, prosesnya bisa selesai dalam tahun ini,” ujar Sofyan Djalil yang merupakan putra Aceh Timur.
Bukan agenda politik
Sementara itu, Rektor Unimal, Herman Fithra, menegaskan, kuliah umum itu bukan agenda politik. Dia meminta mahasiswa agar tidak mudah percaya dengan hoaks yang beredar.
“Saya tegaskan, ini murni kuliah umum, bukan politik. Mahasiswa jangan mudah percaya dengan hoaks yang beredar yang menyebutkan macam-macam yang tidak benar,” katanya.[](rilis)



