RAMADHAN Roasting Competition (RRC) adalah merupakan Lomba Roasting Coffee secara virtual selama bulan Ramadan. Setiap peserta menerima sample green bean kopi kemudian meroasting kopi tersebut menurut seni dan karyanya masing-masing.
RRC merupakan program tahunan Gayo’s Best Coffee Lab. Tahun 2025 adalah tahun ke 3 RRC sudah berlangsung. RRC sebuah kompetisi roasting kopi dengan tujuan mengapresiasi dan mendukung para roaster untuk menunjukkan skill dalam meroasting kopi.
Pimpinan Gayo’s Best Coffee Lab., Nick Thornton, mengatakan, RRC Volume 3 bertema “Bertumbuh dalam profesi dan berkarya melalui kompetisi roasting kopi secara Virtual di bulan Ramadhan” dimulai pada tanggal 20 Februari 2025.
“Setelah kopi dikirimkan kepada para peserta diseluruh Indonesia, kemudian diroasting dan sample kopi dikembalikan ke Gayo’s Best untuk tahap seleksi Awal oleh team Gayo’s Best. Kemudian pada babak akhir kopi-kopi para finalis di seleksi oleh 2 orang Q Arabika Grader, Laurent Gelbolingo dan Mahmuda,” kata Nick.
Kata dia, 19 April 2025 merupakan puncak dari RRC Volume 3, di mana serangkaian acara penutupan dan juga pengumuman para juara yang bertempat di Circle Coffee Lampriet.
“Ada banyak sponsor yang mendukung acara ini, salah satunya Ramadhan Moeslem Arrasuli atau yang akrab disapa Made denan tim MADE IN MADE yang dipimpinnya. Made mengisi live music di acara penutupan. Acara berlangsung dengan meriah dengan doorprize yang diberikan oleh para sponsor,” kata Nick.
Dalam acara tersebut, adapun juara RRC Volume 3 yaitu:
Kategori Natural:
Juara 1 – Muhammad Lathif (Auree Coffee Roaster – Jawa Tengah)
Juara 2 – Jonathan Lee (Aceh City Coffee – Medan)
Juara 3 – Muhammad Naupal Ikrima (Cona – Aceh Tengah)
Kategori Washed
Juara 1 – Iwan Juni (Winonesia – Aceh Tengah)
Juara 2 – Tegaru (Individu – Jakarta Timur)
Juara 3 – Zakharia Mukti Antoro (Benih Coffee Roaster Salatiga – Salatiga)
Juara Video Favorite : Ivan Tanoto (Kopi Tjap Perahu – Riau)
“Kegiatan RRC dengan adanya kegiatan ini kita harapkan dapat membangun kolaborasi dan pertumbuhan dari hulu ke hilir. Mempertemukan dan besinergi bersama dalam industri Kopi Indonesia mulai dari petani, roaster sampai barista,” kata Nick selaku ketua panitia.[]Rlis


